.

Aug 13, 2013

Lima Universitas Paling Top Di Malaysia


Oleh : Atep Afia Hidayat – Setiap tahun ribuan orang Indonesia melanjutkan studinya di perguruan tinggi yang ada di Malaysia, ada yang baru masuk jenjang pendidikan sarjana, magister atau doktoral. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat jika dibandingkan dengan tiga puluh atau empat puluh tahun lalu, di mana berbondong-bondong warga Malaysia melanjutkan kuliahnya di Indonesia. Inilah lima perguruan tinggi paling ngetop di Malaysia  (versi Webometrics, Juli 2013), yaitu :


Lokasi USM tersebar di tiga kampus, yaitu kampus utama di Penang  (Pulau Penang),  terdiri dari sekolah campuran (pendidikan, manajemen, teknik industri, dan sebagainya), seni (sekolah seni, komunikasi, humaniora, bahasa dan ilmu sosial) dan sain (sekolah biologi, fisika, kimia, matematika, farmasi dan komputer) ; Kampus teknik di Seri Ampangan (sekolah teknik ruang angkasa, teknik kimia, teknik sipil, teknik elektro dan elektroteknik, teknik material dan mineral, dan teknik mesin); dan Kampus Kesehatan  di Kubang Kerian di Negara Bagian Kelantan (sekolah kesehatan, sekolah kedokteran, dan sekolah kedokteran gigi). Sekolah-sekolah tersebut menyajikan program sarjana dan pasca sarjana.
USM semula bernama Universiti Penang didirikan tahun 1969.  Saat ini sudah menjadi universitas yang terkenal di tingkat internasional dengan jumlah mahasiswa mencapai 20 ribu.

UPM didirikan tahun 1931, semula hanya merupakan sekolah pertanian kecil, kemudian mengalami perkembangan yang pesat. Selanjutnya tahun 1997, terjadi pergantian nama dari  Universiti Pertanian Malaysia menjadi  Universiti Putra Malaysia oleh Mantan Perdana Menteri, Tun Dr. Mahathir Mohammad. Saat ini UPM  menjelma menjadi sebuah universitas riset yang paling unggul di Malaysia, bahkan sudah dikenal di kalangan internasional.  UPM berlokasi di Serdang, Negara Bagian Selangor, memiliki visi  menjadi sebuah universiti bereputasi antarabangsa.

UTM bermula dari semuah sekolah teknik yang didirikan tahun 1904, kemudian tahun 1941 meningkat statusnya menjadi perguruan tinggi keteknikan yang berlokasi di Kuala Lumpur. Selama perang dunia kedua mengalami stagnasi, kemudian tahun 1946 dilanjutkan kembali dan tahun 1955 dikembangkan kursus keteknikan tingkat diploma untuk bidang teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro dan radio. Tahun 1960 dikembangkan program rekayasa untuk tingkat sarjana. Selanjutnya tahun 1972 resmi menjadi Institut Teknologi Kebangsaan (ITK). ITK mengalami pertumbuhan yang pesat, kemudian tahun 1975 resmi menjadi Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Saat ini UTM memiliki 1.160 tenaga akademik, 11.392 mahasiswa tingkat sarjana, 12.883 mahasiswa pasca sarjana, 4.455 mahasiswa program doktoral, dengan jumlah mahasiswa internasional untuk seluruh jenjang pendidikan mencapai 5.043 orang. Lokasi kampus terpusat di Kuala Lumpur  dan  Johor Baru.

UKM terdiri dari 12 fakultas dan satu sekolah bisnis. Kedua belas fakultas tersebut ialah kedokteran gigi, ekonomi dan manajemen, teknik, pendidikan, ilmu kesehatan, ilmu dan teknologi informasi, studi Islam, hukum, kedokteran, farmasi, sain dan teknologi, serta ilmu sosial dan humaniora.

UKM dikembangkan dengan mengacu pada falsafah “UKM mengukuh paduan antara iman kepada Allah dengan ilmu yang bermanfaat serta gabungan antara teori dengan amal adalah dasar utama bagi perkembangan ilmu, proses pembinaan masyarakat terpelajar dan pembangunan Universiti”, serta dengan misi “Menjadi Universiti terpilih yang memartabatkan bahasa Melayu serta mensejagatkan ilmu beracuan budaya kebangsaan”. Luar biasa, nilai-nilai iman, amal dan kebangsaan begitu dikedepankan.
UKM berlokasi di Selangor dengan denah kampus di sini.

Sejarah University of Malaya tidak terlepas dari berdirinya King Edward VII College of Medicine (1905) dan Raffles College (1928) di Singapura yang pada tahun 1949 digabungkan. Kemudian dalam perkembangannya menjadi University of Malaya, mengambil sebuah nama yang kelak menjadi nama negara. Pertumbuhan Universitu of Malaya begitu pesat sehingga mulai tahun 1959 dibagi menjadi dua divisi yang memiliki otonomi, masing-masing berlokasi di Kuala Lumpur dan Singapura. Tahun 1960 kedua divisi dilebur kembali, dan pada tahun 1962 secara resmi menjadi universitas nasional.
Saat ini University of Malaya terdiri dari masing-masing 12 fakultas untuk program sarjana dan pasca sarjana. Lihat peta kampus di sini.

Penutup
Nah, itulah sekilas mengenai lima perguruan tinggi paling ngetop di negara jiran Malaysia. Selain lima perguruan tinggi yang menempati papan atas tersebut, berikutnya ada juga Universiti Teknologi MARA, Multimedia University, International Islamic University of Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Universiti Malaysia Perlis, dan sebagainya. Daftar dan link lengkap di sini. Semoga bermanfaat. (Atep Afia).

10 comments:

  1. Semua karena Indonesia kurang memperdulikan/ menghargai anak bangsa yang berani berkarya, sehingga anak bangsa yang mempunyai talenta lebih memilih keluar dari Indonesia.

    ReplyDelete
  2. saya baru tau pak ternyata malaysia mempunya universitas yang baik,yang awal nya mungkin hanya sederhana dan akhir nya mendunia, di mana banyak mahasiswa indonesia melanjut kan bidang studi nya s2 nya di negeri jiran tersebut,, smoga indonesia dapat lebih meningkat kan prestasi di bidang pendidikan nya ,agar tidak kalah dengan universitas yang ada dimalaysia.

    ReplyDelete
  3. Mungkin karena pendidikan di sana lebih bagus, efesien dan memiliki tingkat ke profesionalisan tingkat tinggi maka tidak menuntut ke mungkinan para pelajar terbaik bangsa Indonesia lebih memilih kuliah disana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin banyak pelajar lokal ingin melanjutkan sekolah disana dikarenakan beberapa faktor bukan hanya dari akreditas univ yabg ada di negeri jiran tersebut.

      Delete
  4. artikel ini sangat bermanfat bagi saya. tadinya saya kurang tau ada universitas yang baik di malaysia. tapi saya rasa univeritas yang ada di dlam negeripun tidak kalah ngetopnya. contohnya saja di ugm, disaana bnyak mahasiswa mahasisiwi yang berasal dari negara laian.
    saya harap universitas di indonesia bisa meningkatkan kualiasnya lebih bari ini, untuk mencetak generasi bangsa yang lebih baik.

    ReplyDelete
  5. artikel mungkin bisa menjadi percontohan bagi semua universitas di Indonesia.

    ReplyDelete
  6. Melihat kenyataan di atas memang sangatlah kita sayangkan. Indonesia yang dahulu berjaya dan jadi bangsa yang disegani di benua Asia bahkan dunia dalam segala hal, kini seakan berada di bawah bayang-bayang Malaysia. Tidak bedanya kenyataan dengan Pertamina dan Petronas. Petronas dari Malaysia dahulu belajar tentang perminyakan dari Pertamina Indonesia. Namun saat ini kondisinya berbalik 180 derajat. Karena sekarang Petronas Malaysia sudaah lebih maju dari Pertamina Indonesia. Dewasa ini Petronas telah go internasional, bahkan sudah mensponsori salah satu team balab mobil Formula satu ( F-1 ). Dan beberapa tahun terakhir ini Malaysia rutin menjadi tuan rumah even balap mobil Formula satu ( F-1 ) dan balap motor dunia Moto GP.

    ReplyDelete
  7. Artikel yang sangat bagus pa , karena kita bisa tahu selain perguruan di indonesia yang bagus , tapi kita bisa tahu di malaysia perguruan tinggi ny yang bagus .Siapa tahu jika ada rezeki dan takdir untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri bisa jadi recomendasi perguruan tinggi .

    ReplyDelete
  8. mari buktikan bahwa mahasiswa dan Universitas di Indonesia tidak kalah baik dengan universitas lain di Asia Tenggara.
    di tahun 1960 an indonesia banyak menyalurkan tenaga pengajar ke malaysia, tetapi saat ini malah banyak mahasiswa indonesia yang memilih menempuh pendidikan di malaysia.

    ReplyDelete
  9. @D15-Vindi @Tugas A05
    Bisa buat rekomendasi nih supaya kita bisa menambah wawasan belajar di Negeri orang dengan bertaraf Universitas terbaik, pastinya banyak metode2 pembelajaran yg sangat bagus disana

    ReplyDelete