Abstrak:
Teknologi additive manufacturing (3D printing) telah membawa perubahan
signifikan dalam dunia manufaktur. Proses ini memungkinkan pembuatan objek tiga
dimensi secara lapis demi lapis berdasarkan model digital, memberikan
fleksibilitas dalam desain, efisiensi dalam produksi, dan pengurangan limbah
material. Artikel ini membahas pengertian dan prinsip kerja teknologi 3D
printing, manfaatnya bagi industri, tantangan yang dihadapi, serta studi kasus
penerapannya di sektor otomotif dan medis. Teknologi ini juga mendukung
keberlanjutan melalui penggunaan material yang lebih efisien dan optimalisasi
rantai pasok. Dengan potensi yang besar, 3D printing menjadi salah satu pilar
utama dalam revolusi industri 4.0.
Kata Kunci:
Additive Manufacturing, 3D Printing, Teknologi Manufaktur, Produksi Digital,
Desain Produk, Manufaktur Berkelanjutan, Inovasi Teknologi, Efisiensi Material,
Revolusi Industri 4.0, Keberlanjutan