.

Sep 4, 2014

Menanti Kabupaten Bumiayu

KangAtepAfia.com - Kabupaten Brebes meliputi wilayah dengan luas 1.662,96 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2012 sebanyak 1.742.511 jiwa, merupakan  kabupaten terluas kelima (setelah Cilacap, Grobogan, Wonogiri dan Blora) dengan jumlah penduduk paling banyak  di Provinsi Jawa Tengah.
Sejak tahun 1963 muncul aspirasi untuk membentuk daerah otonom baru di Brebes bagian selatan dengan nama Kabupaten Bumiayu. Rencananya Kabupaten Bumiayu meliputi enam dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes, yaitu Bumiayu, Tonjong, Sirampog, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem.


Keenam kecamatan di Kabupaten Bumiayu akan membentuk daerah otonom seluas 684,01 km2 atau sekitar 41,13 persen  dari luas Kabupaten Brebes. Sedangkan jumlah penduduknya sekitar 468.445 jiwa atau sekitar 26,88 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Brebes.

Adanya aspirasi masyarakat untuk membentuk daerah otonomi baru diharapkan bisa benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyakat itu sendiri, bukan sekedar kepentingan politik kelompok tertentu. Kabupaten Bumiayu layak dipertimbangkan untuk segera diwujudkan, wilayahnya akan memiliki batas wilayah sebelah utara dengan Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal; sebelah barat dengan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Cilacap; sebelah selatan dengan Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas; serta sebelah timur dengan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Tegal.

Sumber data dan peta :
http://kpu.go.id/dmdocuments/3329_kab_brebes.pdf
http://www.panturanews.com/index.php/panturanews/baca/8318/11/05/2013/yamin-pemekaran-brebes-harus-segera-direalisasi
http://brebeskab.bps.go.id/

11 comments:

  1. Pembentukan Kabupaten sangatlah baik. gagasan ini penting dan terealisasinya pemekaran ini akan sangat menguntukna banyak pihak, terutama masyarakat yang terdapat didaerah terpensil, yang jauh dari sarana dan prasarana pemerintahan. dengan adanya pemekaran ini diharapkan masyarakat akan dengan mudah dan gampang mendapatkan akses untuk urusan pemerintahan dan perekonomian juga akan meningkat seiring kesejahteraan meningkat.

    ReplyDelete
  2. Saya sependapat dengan mas soleh setiawan bahwa ketika pemekaran terjadi di harapkan bisa mewujudkan kesejahteraan rakyatnya menjadi lebih baik.Tapi saya sebagai orang yang berasal dari kabupaten Brebes tepatnya di kecamatan Paguyangan saya merasa belum siap untuk memisahkan diri dari kabupaten Brebes, itu semua berdasarkan pengamatan saya,dan kalau di jelaskan hasil pengamatannya terlalu banyak,hal yang paling kelihatan adalah pemekaran itu semua hanya punya tujuan politik di kalangan tertentu saja,dan bagi-bagi kekuasaan semata.Perlu diketahui politik itu kotor.Jadi pemekaran kabupaten bumiayu belum siap untuk direalisasikan.

    ReplyDelete
  3. Di negara kita, adakah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk membentuk DOB ? jadi tidak sembarangan wilayah yang ingin membentuk DOB.

    ReplyDelete
  4. Asalmualaikum wr.wb

    Selamat Pagi Pak,


    Bumiayu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. Bumiayu merupakan pusat aktivitas masyarakat di bagian selatan Kabupaten Brebes seperti Tonjong, Sirampog, Bantarkawung, Salem, dan Paguyangan. Kecamatan ini berada di daerah dataran tinggi, dan dilalui jalur transportasi utama Tegal-Purwokerto, serta jalur kereta api Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta-Surabaya. Stasiun kereta api Bumiayu merupakan salah satu perhentian kereta api yang penting di daerah ini.

    Saat ini tengah berkembang wacana pembentukan Kabupaten Bumiayu, lepas dari Kabupaten Brebes. Secara geografis, kawasan selatan Kabupaten Brebes cukup jauh dari ibukota kabupaten. Secara kultural pun, dialek Bumiayu cukup berbeda dengan dialek Tegal yang dituturkan di bagian utara Kabupaten Brebes. Bahkan sebagian masyarakat asli menganggap dirinya kelahiran “Bumiayu” ketimbang “Kabupaten Brebes”.

    Warga Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menginginkan wilayahnya menjadi kabupaten tersendiri. Banyak pertimbangan yang bisa diajukan sebagai alasan kenapa Bumiayu wajib jadi kabupaten sendiri.

    Salah satunya, kemampuan ekonomi warga Bumiayu yang cukup mumpuni dalam membangun Bumiayu tanpa harus menunggu bantuan dari Brebes. Selain itu, jarak antara Bumiayu dengan wilayah administrasi Kabupaten Brebes yang terlau jauh, membuat terjadi pemborosan energi dan waktu bagi warga Bumayu.

    Dampak Positif

    Untuk mempermudak dalam memahami dampak positif, kami jadikan macam-macam dampak posistif pemekaran menjadi 7 alasan, diantaranya:

    1. Teratasinya rentang kendali pemerintahan dengan masyarakat, untuk memperbaiki pelayanan publik. Yang kita sudah semua tahu, jarak antara Bumiayu dan Pemerintahan di Brebes membutuhkan waktu 2 jam perjalanan.

    2. SDA yang lebih baik, berbagai macam kekayaan Alam di daerah yang akan dimekarkan (Bumiayu dan sekitarnya) mempunyai SDA yang lebih banyak.

    3. SDM di Bumiayu (dan sekitarnya) merupakan kota terbesar dan teramai di Kab Brebes, dari segi Perekonomian, Kesehatan sampai Pendidikan.

    4. Terjadinya pemerataan pembangunan / Insfrastruktur, yang sebelumnya sangat minim fasilitas umum.

    5. Berkembangnya demokrasi lokal melalui pembagian kekuasaan pada tingkat yang lebih kecil. Sehingga lebih terkontrol.

    6. Mendapatkan Dana Alokasi Umum dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Melalui alokasi untuk Pegawai Negeri Sipil Daerah maupun peluang kesempatan kerja melalui peningkatan jumlah staf pemerintah daerah. Sehingga berdampak pada meningkatnya aktivitas perekonomian, lewat aktivitas pemerintahan. Dan bisa berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat umum.

    Tapi dari keenam alasan diatas, semuanya bisa berjalan dengan baik sesuai dengan yang kami harapkan, asalkan para calon pemegang tampuk kepemimpinan menjalankan Amanahnya dengan baik dan bertanggung jawab.

    Dampak Negatif

    Dari beberapa Mahasiswa yang menolak terjadinya pemekaran, tidak mengharapkan Bumiayu untuk menjadi lebih baik. Melainkan, mencegah terjadinya segala macam dampak negatif yang dihasilkan dari proses dimekarkannya Kecamatan Bumiayu menjadi Kabupaten Bumiayu. Berikut 5 Asalannya:

    1. Terjandinya perebutan jabatan ataupun posisi untuk menjadi pemimpin di DOB, sehingga menimbulkan konflik vertikal sampai horisontal.

    2. Akan menimbulkan bisnis kelompok elit didaerah untuk menguasai jabatan maupun posisi untuk kependingan individu maupun kelompoknya.

    3. DOB tidak melulu mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan insfrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Dan itu sangat membebani masyarakat menengah kebawah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga menimbulkan perekonomian daerah berbiaya tinggi. Ini jelas sangat merugikan pedagang di Bumiayu.

    4. Karena pemerintahan DOB merupakan ladang korupsi yang menggiurkan bagi para Koruptor (yang dengan niat sebelumnya maupun yang Korupsi karena sistem) untuk melakukan tindakan KKN

    ReplyDelete
  5. saya sependapat dengan sodara andri apakah di negara kita ada sarat sarat yg harus di penuhi untuk pembentukan dob?

    ReplyDelete
  6. Pembentukan Kabupaten berdampak cukup positif. gagasan ini penting dan terealisasinya pemekaran akan sangat menguntungkan banyak pihak, terutama masyarakat yang terdapat didaerah terpencil, yang jauh dari sarana dan prasarana pemerintahan. dengan adanya pemekaran ini diharapkan masyarakat akan dengan mudah dan gampang mendapatkan akses untuk urusan pemerintahan dan perekonomian juga akan meningkat seiring kesejahteraan meningkat.

    ReplyDelete
  7. Setiap membentuk daerah otonom baru sangatlah baikn seperti yang di katakan oleh veranisa untuk membangun sarana dan prasarana di daerah terpencil dan juga membangun perekonomian di daerah semakin maju dengan luas wilayah bumiayu yang hanya 684,01 km dengan 6 kecamatan.Akan lebih mudah untuk memperbaiki perekonomian dan sarana dan prasarana di daerah terpencil.

    ReplyDelete
  8. Pemekaransuatu wilayah haruslah di dukung dengan adanya infrastruktur yang baik , karena dengan adanya infrastruktur yang memadai maka perkembangan suatu wilayah dapat berkembang dengan sangat cepat setelah adanya pemekaran tetapi kalau tidak di dukung dengan prasarana infrastruktur yang baik maka akan menjadi beban bagi masyarakat daerah itu sendiri,

    ReplyDelete
  9. Untuk mengurangi kemacetan di kota Bumiayu, Pemerintah Kabupaten Brebes membangun jalan Lingkar Selatan, yang dibangun di sebelah timur wilayah perkotaan Bumiayu. Jalan tersebut terbentang mulai dari Talok hingga Pagojengan Kecamatan

    ReplyDelete
  10. Kalau tidak salah, dulu sudah ada tim pemekaran, bagaimana perjuangan mereka sekarang?

    ReplyDelete
  11. Pembentukan Kabupaten sangatlah baik. gagasan ini penting dan terealisasinya pemekaran ini akan sangat menguntukna banyak pihak, terutama masyarakat yang terdapat didaerah terpensil, yang jauh dari sarana dan prasarana pemerintahan. dengan adanya pemekaran ini diharapkan masyarakat akan dengan mudah dan gampang mendapatkan akses untuk urusan pemerintahan dan perekonomian juga akan meningkat seiring kesejahteraan meningkat.karena dengan adanya infrastruktur yang memadai maka perkembangan suatu wilayah dapat berkembang dengan sangat cepat setelah adanya pemekaran tetapi kalau tidak di dukung dengan prasarana infrastruktur yang baik maka akan menjadi beban bagi masyarakat daerah itu sendiri

    ReplyDelete