Apr 22, 2013

Gerakan Kali Bersih Di Jakarta

Oleh : Atep Afia Hidayat - DKI Jakarta memiliki luas wilayah daratan 661,52 km persegi dan lautan 6.977,5 km persegi. Berdasarkan Sensus Penduduk 2010 berpenduduk 9,6 juta jiwa. Itu penduduk resmi yang berdomisili di Jakarta, belum termasuk para komuter dari Bodetabek dan daerah lainnya. Di wilayah DKI Jakarta mengalir beberapa sungai seperti Kali Angke, Kali Pesangrahan, Kali Grogol, Kali Krukut, Kali Cedeng, Kali Sunter, Kali Ciliwung, Kali Cipinang, Kali Buaran, Kali Cakung, dan sebagainya.


Yang menjadi obyek Kamkasih atau Prokasih hanya sebagian saja, belum seluruhnya. Padahal kondisi ekologi semua sungai tersebut amat memperhatikan, tercemar berat. Dengan demikian, sudah selayaknya Kampanye Kali Bersih (Kamkasih) dan Program Kali Bersih (Prokasih) di perluas, hingga mencakup semua sungai yang ada di DKI Jakarta.

Baik secara kualitas atau kuantitas Kamkasih dan Prokasih layak diperluas, lebih di masyarakatkan, hingga sasarannya benar-benar tercapai. Sungai merupakan faktor pendukung kehidupan, terutama menyangkut sumber daya perairan. Apalagi untuk wilayah DKI Jakarta yang menyandang beban semakin berat, karena tekanan jumlah penduduk dan industrialisasi.

Pencemaran sungai-sungai di wilayah DKI Jakarta sudah jauh melampaui ambang batas. Hal itu tak lain karena masih rendahnya kepatuhan pengusaha dan masyarakat luas terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Atau mungkin saja berbagai perangkat hukum tersebut belum benar-benar di kenali atau belum populer. Untuk berkembangnya sadar hukum terlebih dahulu harus ada upaya pengenalan, melalui penyuluhan atau pendidikan dan latihan.

Untuk terwujudnya masyarakat yang sadar lingkungan (darling) harus ada upaya yang di tempuh, mulai dari memasyarakatkan sadar hukum lingkungan, hingga pemberian sanksi dan hukum yang tegas terhadap para pelanggar.

Sungai-sungai di DKI Jakarta harus di selamatkan, dan hal tersebut merupakan tanggung jawab semua pihak, siapa pun tanpa kecuali berhak mengamankannya. Data sekitar awal tahun 1990-an saja menunjukkan, Ciliwung mendapatkan suplai limbah tak kurang dari 1.654 kg per hari, berasal dari 10 pabrik. Belum lagi berkubik-kubik sampah rumah tangga. Begitu pula kali Cipinang dialiri limbah 10.658 kg setiap hari, berasal dari 32 pabrik. Lantas, bagaimana dengan kondisi saat ini ? Sebenarnya hal tersebut tak bisa di biarkan berlarut larut. Bagaimanapun keberadaan sebuah sungai menyangkut kepentingan orang banyak, sungguh tidak bermoral mengotori dan meracuninya. Sudah selayaknya, setiap industriawan ada di DKI Jakarta mematuhi SK Gubernur DKI mengenai baku mutu air limbah.

Agar operasional di lapangan bias berjalan sepenuhnya, Bapedal (Badan Pengendali Dampak Lingkungan) harusa menjalankan fungsinya dengan optimal. Dengan kehadiran Bapedal, Pemda DKI Jakarta diharapkan lebih cepat tanggap dan lebih mampu bertindak tegas terhadap para pencemar sungai. Apalagi dengan adanya perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL ) seolah merupakan jawaban yang tepat. PD PAL memang di perlukan, mengingat ada puluhan ribu industri yang ada di wilayah DKI Jakarta, di hasilkan limbah padat jutaan meter kubik, gas jutaan meter kubik, dan cair ratusan ribu meter kubik. Sebagian besar limbah cair tersebut dialirkan ke sungai-sungai, baik melalui proses waste water treatment atau langsung.

Kamkasih atau Prokasih DKI Jakarta hanya akan benar-benar berhasil jika mendapat dukungan segenap anggota masyarakat. Bagaimanapun semua sungai tersebut merupakan jaminan untuk kelangsungan hidup, terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan air. Apalagi mengingat cadangan air bawah tanah (ground water) yang makin menipis, bahkan di beberapa kecamatan di Jakarta Utara dan Barat, air tanah sudah payau, keruh, asam dan asin karena rembesan air laut.

Sekali lagi, Kamkasih dan Prokasih bukan hanya program milik Pemda DKI Jakarta, Bapedal, KLH atau pemilik pabrik, tetapi juga merupakan program seluruh warga DKI. Sudah selayaknya perdikat sebagai provinsi bersungai jernih bisa dicapai. Suatu saat, selain jernih airnya, sungai-sungai di Jakarta bisa dimanfaatkan untuk sarana transportasi dan pariwisata, sebagaimana di Amsterdam.

Daya dukung lingkungan Jakarta sudah terlampaui. Artinya seumberdaya lingkungan atau alam sudah tidak mampu lagi mendukung kehidupan yang ideal bagi penduduk. Kondisi lingkungan DKI Jakarta telah mengalami degradasi, hingga berbagai ekosistem seperti sungai, laut (pantai), sudah tercemar berat. Begitu pula dengan udara Jakarta, kualitasnya menurun drastis.

Selain Kamkasih dan Prokasih di tuntut adanya program udara bersih, program pantai bersih, program permukiman bersih, dan sebagainya. Di antara ekosistem terdapat keterkaitan erat. Sebagai contoh di antara ekosistem sungai dengan pantai yang menjadi muara saling berpengaruh. Program kali bersih layak di perluas menjadi program lingkungan bersih (Prolingsih). (Atep Afia)

Sumber Gambar:
http://megapolitan.kompas.com/

35 comments:

  1. Apa mungkin upaya pembersihan kali-kali di Jakarta dapat dilaksanakan dan diwujudkan? karena kesadaran dari masyarakat dan pemerintah sendiri pun sekarang sudah mulai berkuran, malah justru negara kita ini dijadikan tempat pembuangan limbah dari negara lain. Stok air bersih di kota pun masih sulit, karena air kali yang sudah tercemar. Semoga program itu bisa terlaksanakan dan tidak hanya impian saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk dapat menjalankan Kamkasih dan Prokamsih perlu dukungan dan partisipasi pemerintah dan masyarakat jakarta.
      Namun hal tersebut masih belum dapat berjalan dengan baik karena kurangnya kepedulian dari semua pihak tentang masalah sampah dan limbah yang tidak ada penyelesaian bagaimana mengaturnya.Sehingga titik akhir yang dituju adalah sungai un tuk membuangnya.

      Delete
  2. semoga semua program itu dapat diimplementasiakn dan sukses.
    penyebab dari hal ini adalah SAMPAH dan bagaimana cara pengendaliannya.

    ReplyDelete
  3. Berbicara tentang kali di Jakarta saya rindu kondisi kali-kali di Jakarta pada saat saya masih kecil pertama kali datang ke Jakarta.Pada saat itu saya masih bisa berenang dan mencari ikan di kali bersama teman-teman baru saya.Apakah mungkin kondisi kali pada jaman saya kecil bisa kembali lagi sedangkan kondisi sekarang sudah cukup parah,pencemaran di setiap kali yang ada.Kalau menurut saya berapapun dan apapun program yang kita galakkan tidak akan sukses kalau manusianya tidak sadar tentang hal ini dan peraturan yang setengah-setengah.Tetapi pasti saya dukung program kali bersih ini agar anak cucu saya bisa merasakan apa yang saya dulu rasakan.

    ReplyDelete
  4. Moh.muarif

    Dengan program kamkasih dan prokasih masyarakat jakarta
    akan semakin peduli terhadap sungai yang bisa menjadi
    sarana transportasi dan wisata yang lebih maju.

    ReplyDelete
  5. seandainya saja kalau masyarakat yang hidup di bantaran kali sadar bahwa manfaat sungai bukan hanya dijadikan TPA (tempat pembuangan akhir), tp dijadikan pemandangan depan halaman rumah, pasti akan lebih bermanfaat dan lebih indah,

    ReplyDelete
  6. Hal yang sangat sulit untuk membuat lingkungan kali-kali di jakarta menjadi bersih dan terbebebas dari sampah karena kita semua tahu bahwa fasilitas untuk melakukan pembersihan sampah-sampah masih terbatas dan kubikasi sampah yang masuk kedalam aliran sungai tiap harinya semakin bertambah, tapi bukan hal yang tidak mungkin untuk menjadikan kali tsb bersih dari sampah asal ada kesadaran dari masing-masing masyarakat dan dinas kebersihan lingkungan akan hal tsb.


    Nurdin
    41611120064

    ReplyDelete
  7. saya sangat setuju dengan artikel ini,
    memang sudah seharus nya kita sebagai warga jakarta peduli akan nasib kali yang ada di jakarta ,
    dalam hal program ini di butuhkan masyarakat yang ingin perduli lebih dengan lingkungan kali yang ada dijakarta ini
    selain itu program ini harus di dasari dengan peran dan ikut serta masyarakat yang baik untuk membuat kali bersih untuk jakarta
    terimakasih

    ReplyDelete
  8. Memang sudah saatnya masyarakat peduli akan kebersihan kali-kali di jakarta,sudah banyak solusi untuk mengatasi banjir di jakarta akan tetapi masih saja banjir melanda jakarta, untuk itu butuh kesadaran diri dari masyarakat itu sendiri untuk mejaga lingkungan.

    ReplyDelete
  9. menurut saya apa yang disamapaikan oleh penulis sudah lengkap dan meluas, saya setuju dengan artikel ini karna kita sebagai penduduk jakarta tetapi tidak mau merawat jakarta, dengan merawat jakarta bukankah juga merawat tempat tinggal kita? tentu ini menjadi jalan yang baik yang harus dilakukan oleh semua pihak tentunya.semoga dengan program yang ada diharapkan dapat berjalan dengan semestinya.

    ReplyDelete
  10. ya, terutama kesadaran masyarakat juga. masyarakat juga harus turun tangan melakukannya. artikel diatas menyadari bahwa kita harus peduli dengan lingkungan disekitar kita.

    ReplyDelete
  11. seharusnya ada sanksi-sanksi atau hukum-hukum untuk masyarakat yang ingin melakukan kerusakan lingkungan agar tidak sembarang merusak lingkungan dengan seenaknya.

    ReplyDelete
  12. Kali di jakarta sudah dibilang sangat tercemar karna masyarakat tidak memahami dan kurangnya pemahaman dari fungsi kali tersebut. oleh karna itu pemerintah harus lebih tegas bertindak agar kali-kali di jakarta tidak tercemar dan bisa menjadikan obejek wisata jika kali-kali di jakarta bersih, aman, dan sejuk tidak seperti sekarang

    ReplyDelete
  13. saya betul-betul prihatin dengan keadaan jakarta, apa lagi pada bagian bagian orang yang bisa di bilang tidak mampu dengan keadaan jakarta yang sering banjir yang di sebapkan oleh kali yang menyumbat

    ReplyDelete
  14. bisa dibilang kali yang satu ini letaknya diperbatasan antara tangerang dan jakarta barat. disekitar daerah daan mogot km 18 saya menyebutnya kali warung pojok karena dekat dengan gang warung pojok tersebut. setiap hujan lebat jika saya melewati jembatan tersebut yang saya lihat adalah air yang derasa berwarna coklat pekat dan ada juga daun eceng gondok, gabus atau sampah lain yang ikut hanyut terbawa arus. jika keadannya kemarau yang saya lihat adalah endapan lumpur dan air berwarna hitam dengan aroma khasnya yang menyengat, kemudian berbagai jenis sampah baik dari industri, rumah tangga ataupun limbah lainnya. padahal ada di satu tempat gerbang atau pintu air yang sepertinya ada pengurusnya. akan tetapi mengapa seperti tidak terurus padahal program dari pemerintah jakarta jelas sekali ingin membentuk jakarta lebih baik dan bersih. ya semoga saja tidak lagi saya lihat keadaan kali tersebut yang seperti itu.

    ReplyDelete
  15. gerakan seperti ini harus segera dilakukan, kalo hujan banjir, kalo tidak dari sekarang kapan negara kita akan maju

    ReplyDelete
  16. tidak hanya itu saja saya rasa yg harus dilakukan untuk menciptakan kali yg bersih, seharusnya ada tindak pidana yg keras bagi pelaku yg tidak mematuhi program pemerintah kota ini dengan begitu timbul dari diri masyarakat akan betapa indahnya kalau kali seluruh dijakarta menjadi bersih

    ReplyDelete
  17. menurut saya yang penting akan kesadaran oleh masyarakat itu sendiri dimana sampah yang menumpuk harus segera dilakukan daur ulang.dan pemerintah harus menyediakan fasilitas tempat sampah yang memadai di sepanjang kali..

    ReplyDelete
  18. Gimana mau suksesin "gerakan kali bersih" pak?
    wong masyarakatnya aja gak gerak gerak :(

    ReplyDelete
  19. Kamkasih dan Prokasih bukan hanya program milik Pemda DKI Jakarta, Bapedal, KLH atau pemilik pabrik, tetapi juga merupakan program seluruh warga DKI.
    jika semua unsur tersebut tidak berjalan bersamaan,maka program tersebut tidak terlaksana dengan baik dan lancar.

    ReplyDelete
  20. mungkin inilah saatnya bagi semua warga negara untuk menghidupkan kembali rasa cinta terhadap lingkungan dan tanah air tercinta ini,,mungkin figur seorang pemimpin seperti Bpk.Jokowi dan Ahok inilah yang negara kita butuhkan untuk saat ini dan seterusnya untuk memimpin bangsa ini dan membawa perubahan yang berarti pada negara kita ini.mungkin kita sudah lama tidak melihat seorang pemimpin yang turun langsung dan ikut berpartisipasi dalam kehidupan warganya,tetapi sejujurnya walaupun kita memiliki ratusan pemimpin seperti mereka,itu tidak akan menjamin keberhasilan semua program jika kita sebagai warga negara dan masyarakat yang langsung merasakan dampak dari semua masalah lingkungan tidak perduli dan seakan masa bodoh dengan masalah yang sudah terjadi selama bertahun-tahun ini.

    ReplyDelete
  21. Rendahnya kepatuhan pengusaha dan masyarakat luas terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, menjadi momok paling menakutkan untuk kelestarian lingkungan terutama di wilayah kota besar sekaliber jakarta. berkembangnya sadar hukum terlebih dahulu harus ada upaya pengenalan, melalui penyuluhan atau pendidikan dan latihan. mungkin pengaruh kewibawaan dari sang pemimpin memberi contoh dan teladan yang baik akn memberi semangat kesadaran kepada masyarakat sekitar kota Jakarta.


    Untuk terwujudnya masyarakat yang sadar lingkungan (darling) harus ada upaya yang di tempuh, mulai dari memasyarakatkan sadar hukum lingkungan, hingga pemberian sanksi dan hukum yang tegas terhadap para pelanggar.

    ReplyDelete
  22. menurut saya yang jadi permasalahannya adalah kesadaran masyarakat, biasanya kita sadar karena diingatkan terlebih dahulu, ngeri juga kan kalau yang ngingetin Tuhan misalnya dengan terjadinya bencana alam seperti banjir.
    berapa banyak korban lagi yang harus terengggut akibat kelalain kita sendiri, pendisiplinan harus dibenahi, pemberian sanksi terhadap pelanggra harus seberat mungkin agar timbul rasa takut keitka akan melakukan kesalahan, memang awalanya rasa takut tapi setelah timbulnya lingkunagn bersih masyarakat akan sadar betapa pentingnya lingkunagn bersih, lebih baik seperti itu kan daripada disadarkan oleh bencana.

    ReplyDelete
  23. Prokasih dan Kamkasih digalakkan tapi juga kesadaran warga juga penguaha harus di bangkitkan,misal kepada pengusaha lebih ketat lagi sanksi yang diberikan apabila pengelolaan limbah tidak sesuai dengan UU,karna kebanyakan masih banyak yang mencuri curi membuang limbah di sungai.Kepada masyarakat di galakkan penyuluhan.

    ReplyDelete
  24. Menurut saya, pemerintah sama sekali belum serius ingin benar benar menjadikan kali kali dijakarta ini bersih. kita bisa liat dari program kali bersih (prokasih) yang "hanya" dilakukan beberapa kali saja di kali kali tertentu dijakarta. padahal kali yang dijakarta ada banyak sekali. dan menurut saya program seperti ini kurang efektif apalagi yg dilakukan pemerintah saat ini. yang harus dilakukan pertama pemerintah yg sudah pasti adalah menyelesaikan penyebabnya, yaitu pabrik2 limbah dijakarta. ini patut diberi peringatan dan disanksi berat apabila melanggar. dan soal masyarakat sekitar sungai juga hrs diberi penyuluhan dan dijaga tentunya oleh pemerintah setiap harinya agar klo ada yang msh melanggar mendapat sanksi. hal ini harus dilakukan mengingat sumber air tanah semakin menipis, bahkan daerah cengkareng atau utara air tanah nya itu udh asin krn tercampur oleh air laut. nah krn penduduk jakarta banyak maka kali kali bersih ini akan sangat berguna untuk masyarakat, khususnya warga jakarta.

    ReplyDelete
  25. Pendapatsaya sangat baik kegiatan ini yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta. Tetapi semua itu percuma jika dari semua segi kelompok lain tidak saling mendukung kegiatan kali bersih ini. Percuma jika Dari golongan masyarakat yang acuh untuk tidak membuang sampah ke sungai tetap saja di lakukan, tetap saja sungai akan terus kotor dah banyak sampah nya.

    ReplyDelete
  26. selain berbarbagai upaya cara yg dapat dilakukan agar kali-kali terbebas dari sampah,namun dengan kurang patuhnya masyarakat luas terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku bersamaan dengan berkembangnya sadar hukumpun terlebih dahulu hendaknya harus ada upaya pengenalan melaului penyuluhan,sehingga dapat memberikan kesadaran pada masyarakat sekitar.dengan upaya lingkungan akan semakin sehat tanpa adanya kotoran2 sampah.

    ReplyDelete
  27. saya sangat setuju dengan artikel ini,
    memang sudah seharus nya kita sebagai warga jakarta peduli
    akan nasib kali yang ada di jakarta ,
    Klo bukan kita sapa lg, untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kali di DKI jakarta.

    ReplyDelete
  28. gerakan kali bersih memang sangat perlu dilakukan sebagai upaya penanggulangan bahaya banjir yang sudah sangat lama menjadi masalah besar buat ibukota. normalisasi sungai-sungai dijakarta saat ini sedang dilakukan untuk agar dapat menampung debit air hujan yang tirun dan bisa dibuang kelaut, selain penormalisasian sungai waduk-waduk yang ada dijakarta pun ikut di normalisai sehingga bisa menampung air hujan untuk digunakan sebagai cadangan air untuk masyarakat.
    saya sangat mendukung sekali program yang di galakan olehbapak JOKOWI ATERSEBUT

    ReplyDelete
  29. akan sangat berdampak besar bila normalisasi yang diinstruksikan oleh gubernur DKI Jakarta bpk Jokowi , karena sungai yang ada dijakarta pada saat ini sangatlah parah kondisinya. Sampah sangat banyak di sungai yang berakibat mampetnya aliran sungai , lebar sungai yang sempit karena dibantarannya menjadi tempat tinggal . Bersihkan dan jernihkan kembali aliran sungai untuk lancarnya jalannya air yang nantinya bisa mencukupi debit air yang tinggi dari hulu . Dukung langkah Jokowi untuk kebaikan kita bersama

    ReplyDelete
  30. Selain kurang memadainya fasilitas untuk membersihkan sungai-sungai di Jakarta dari sampah yang masih minim,kesadaran masyarakat untuk tidak menjadikan sungai sebagai TPA sampah rumah tangga merupakan faktor paling penting dalam usaha untuk menjaga sungai-sungai di Jakarta supaya bebas sampah.dan masyarakat yang bertanggung jawab untuk ini tidak hanya masyarakat Jakarta tetapi,masyarakat yang wilayahnya dilalui oleh sungai-sungai tersebut.

    memang untuk mendapatkan sungai yang bebas sampah sangat tidak mudah.terbukti hal ini menjadi agenda utama setiap pergantian gubernur kepala daerah di DKI Jakarta


    FP
    41 6111 20 130

    ReplyDelete
  31. Agar gerakan kali bersih berjalan dengan lancar sebaiknya pemerintah bertindak dengan tegas tentang peraturan tentang membuang sampah dan pemerintah seharusnya juga mengontrol denga sunnguh-sungguh pabrik-pabrik tentang pengolahan limbahnya dan dan memberi sangsi yang tegas terhadap pelanggarnya seperti memberikan denda terhadap pihak yang melakukan pelanggara.

    ReplyDelete
  32. pemerintah hanya menggerakkan tapi yang lebih peduli adalah masyarkat sekitar,tidak hanya mengandalkan dan menyalahkan pemerintah jika suatu saat sungai sungai yang ada di DKI ini sudah semakin keruh dengan banyaknya limbah yang semakin menumpuk, tapi masyarakat harus punya kesedaran yang tunggi karena potensinya masyakat sekitar juga yang terkena dampaknya.dan pemrintah juga harus bisa memberi sangsi terhadap pelanggar yang menjadikan sungai sebagai TPA

    ReplyDelete
  33. Gerakan kali bersih ini sungguh sangat bermanfaat bagi kebersihan air. Disini harus ada peran pemerintah dan masyarakat dalam membangunnya bersama-sama. Pemerintah juga harus tegas dengan peraturan yang mengatur tentang lingkungan sekitar, terutama tentang membuang sampah sembarangan. Begitupun masyarakat, ketika program ini sudah terlaksana tinggal masyarakatnya yang harus mampu merawat yang sudah atau telah diperbaiki. Pemerintah hanya sebagai wadah untuk menyelanggarakan, selebihnya adalah tanggung jawab bersama.

    ReplyDelete
  34. Daerah DKI jakarta sangat lah banyak di kelilingi oleh kali oleh karena itu pemerintah harus melaksanakan program kali bersih.Peran penting pemerintah tidak akan berhasil apabila masyarakat jakarta tidak penting terhadap kebersihan kali,masih banyaknya masyarakat membuang sampah di kali.oleh karena itu pemerintah harus bertindak secara tegas apabila terdapat masyarakat yang membuang sampah sembarangan.danterhadap pabrik yang membuang limbah ke kali.pemerintah hanya menjadi pelaksana program kali bersih tetapi semua pihak yang harus menjaga kali tetap bersih.

    ReplyDelete