.

Apr 22, 2013

Pentingnya Ilmu Lingkungan


Oleh : Atep Afia Hidayat - Ilmu lingkungan (environmental science) sudah dikaji oleh banyak perguruan tinggi (PT), baik negeri (PTN) maupun swasta (PTS). Bahkan beberapa PTN seperti UI, UGM, Undip, IPB, Unsri, UNS, dan Unri sudah membuka program strata tiga (doctoral) ilmu lingkungan. Memperhatikan kondisi lingkungan global yang semakin amburadul, tentu saja dibutuhkan upaya penanganan yang seksama. Sedangkan yang melakukan penanganan tersebut antara lain para pakar lingkungan yang memang benar-benar menguasai ilmu lingkungan.

Dengan kondisi lingkungan yang terus-menerus mengalami degradasi tentu saja jumlah pakar lingkungan pun perlu mengalami penambahan. Salah satu langkah yang dapat ditempuh tak lain dengan mengembangkan program ilmu lingkungan di perguruan tinggi.

Menurut Prof. Emil Salim, ilmu lingkungan mengenal tahapan metodologi sains, meliputi observasi dan pengukuran, kemungkinan analisis induktif yang melahirkan hipotesa. Hasil observasi bisa melahirkan hipotesa bahwa kerusakan lingkungan bisa disebabkan oleh multiple set of causes and effect, yang meliputi faktor kependudukan, konsumsi, teknologi, ekonomi, biologi dan sebagainya.

Paradigma ilmu lingkungan itu tak lain multiple set of causes yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Selanjutnya Emil Salim menyatakan, bahwa dari hipotesa bisa dibuat teori, antara lain teori manajemen sumberdaya alam yang berkelanjutan, teori pembangunan yang tidak mencemari, dan sebagainya.

Keberadaan ilmu lingkungan memang masih tergolong muda, hingga di sebagian besar perguruan tinggi baru dikembangkan sebatas mata kuliah yang berbobotnya 2-3 satuan kredit semester (SKS). Padahal jika memperhatikan kondidi lingkungan, serta makin tingginya tingkat kebutuhan akan pakar-pakar lingkungan, sudah selayaknya makin banyak perguruan tinggi yang membuka program studi ilmu lingkungan, baik untuk jenjang S-1, S-2, atau S-3.

Sebenarnya yang membedakan antara ilmu lingkungan dengan ilmu lain yang sudah diakui dan disepakati sebagai ilmu ialah dalam hal paradigmanya, di mana ilmu lain (tradisional sains) didasarkan pada single set of causes and effect.

Kerusakan lingkungan perlu diimbangi dengan upaya pembenahannya, yang memerlukan sins dan teknologi. Tak dapat dipungkiri, bahwa perkembangan sains dan teknologi di satu sisi mampu mendongkrak kesejahteraan umat manusia, namun disisi lainnya dampak terhadap lingkungan tidak selalu positif.

Selayaknya teknologi bersih atau teknologi yang bersahabat dengan lingkungan dikembangan sedini mungkin. Jika tidak, maka kondisi ekosistem planet bumi makin menuju kehancurannya. Seluruh komponen eksositem nyaris terkena limbah industri, baik yang berbentuk gas, partikel, cair atau padat.

Dengan mengembangkan ilmu lingkungan, terutama melalui perguruan tinggi, diharapkan berbagai tekanan terhadap lingkungan bisa dikendalikan. Pengembangan ilmu lingkungan pada hakikatnya merupakan upaya untuk menggali berbagai informasi, yang amat diperlukan untuk mengatasi berbagai kasus lingkungan.

Langkah observasi dan pengukuran diharapkan melahirkan hipotesa yang bias diuji validitasnya. Lantas dikembangkan menjadi teori yang merupakan konsep yang mempersatukan berbagai fakta dalam alur pikiran yang logis. Dari teori-teori inilah didapatkan rumusan dan jawaban untuk menjawab beragam persoalan.

Pakar ilmu lingkungan di negara kita belu, banyak Namun ternyata para pakar lingkungan tersebut sudah mampu mengangkat nama bangsa dalam forum inetrnasional. Umpamanya dalam KTT Bumi di Rio de Janeiro, Brasil, tahun 1992 lalu, suara para pakar kita amat diperhatikan.

Untuk kawasan tropis, Indonesia memang menjadi model bagi negara lainnya yang menghadapi persoalan lingkungan serupa, mulai dari persoalan kerusakan hutan tropis, pencemaran sungai, pencemaran udara, dan sebagainya. Bahkan, untuk faktor kependudukan yang juga erat kaitannya dengan lingkungan, Indonesia sudah dijadikan “guru” bagi negara-negara lainnya. Manajemen kependudukan Indonesia ternyata cukup andal untuk dikembangkan di negara-negara sedang berkembang lainnya.

Pembangunan kependudukan dan lingkungan hidup di negara kita cukup berhasil, hingga menjadi perhatian negara lain. Badan dunia yang bergerak dalam bidang kependudukan dan lingkungan hidup memang mengakui perstasi bangsa Indonesia tersebut.

Selayaknya berbagai penghargaan tersebut tidak membuat terlena, bagaimanapun tantangan di bidang kependudukan dan lingkungan hidup semakin berat, tentu saja kita harus mengantisipasinya sedini mungkin. Salah satu langkah yang dapat ditempuh ialah dengan mengembangkan ilmu lingkungan, serta berupaya untuk menambah jumlah pakar dibidang lingkungan.

Bagaimanapun pengelolaan sumber daya lingkungan memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Jika SDM tidak tersedia, dengan kata lain kualitasnya tidak memadai, maka kekeliruan-kekeliruan terhadap pemanfaatan sumber daya lingkungan semakin sering terjadi.

Sudah semestinya pembangunan diselenggarakan dengan dampaknya yang berada di bawah ambang batas pencemaran. Untuk mengetahui hal tersebut tentu saja amat diperlukan teori pembangunan yang tidak mencemari. Adapun teori tersebut dihasilkan melalui hipotesa dan observasi. Dalam hal inilah para pakar lingkungan bisa banyak berkiprah. (Atep Afia)

16 comments:

  1. saya juga sangat setuju dengan artikel bapak, sangat bisa membantu orang2 yang belum bisa mengerti apa itu lingkungan dan bagai mana cara menjaganya

    ReplyDelete
  2. pentingkah ilmu lingkungan ini? yasudah pasti ini sangat penting. sangat penting untuk melatih dan melahirkan pakar2 lingkungan yang banyak. para pakar ini sangat berperan penting yaitu untuk menganalisa, hipotesa dan observasi lingkungan diindonesia. krn saat in sudah banyak kemerosotan keadaan lingkungan diindonesia yg disebabkan oleh banyak pabrik2 yang membangun ttpi tidak memperhatikan ambang pencemaran lingkungan. nah ini adalah tugas dari para pakar agar bisa membuat teknologi yg tidak mencemari lingkungan yg bisa digunakan para pabrik dan membuat sebuah desain bangunan yg tidak akan mencemari lingkungan sekitar diatas ambang melalui teori hasil dari hiotesa dan observasi. ini cukup penting krn hal ini dulu yg harus diselesaikan kalo ingin membuat lingkungan asri seperti dulu, dan lalu kemudian perlahan dengan para pakar dilakukan upaya pengembalian lingkungan yg asri kembali. saya rasa hal ini harus diapresiasikan dgn mengadakan srata 1, strata 2 dst agar makin banyak yg minat dan menghasilkan pakar yang sangat handal.

    ReplyDelete
  3. pentingnya ilmu lingkungan ya menurut saya ini sangat penting untuk membentuk manusia yang peduli dengan lingkungan. apalagi sekarang di tambahkan mata kuliah tentang lingkungan, jadi mahasiswa lebih bisa menghargai lingkungan. dan dari sd, smp, sma juga di tambahkan materi pendidikan PLH (pendidikan lingkungan hidup) agar kedepannya mereka bisa menghargai lingkungan dan dapat bkerja dan berfikir untuk bagaimana caranya agar lingkungan tetap terjaga kelestariannya.

    ReplyDelete
  4. Saya setuju dengan judul artikel diatas. Ilmu lingkungan tidak dapat disepelekan begitu saja karena nantinya bisa menjadi lebih parah. Apalagi sekarang sudah banyak lingkungan yg rusak kalau bukan kita yg belajar ilmu lingkungan untuk memperbaiki lingkungan kita ini, lalu siapa lagi? Menurut saya, masih banyak masyarakat Indonesia yg belum mengerti betapa pentingnya ilmu lingkungan. Ilmu lingkungan ini seharusnya sudah menjadi hal yg umum dan tidak awam bagi masyarakat agar mereka mau menjaga kelestarian lingkungan dgn tidak merusak seenaknya.

    ReplyDelete
  5. sangat penting bagi kita memiliki ilmu lingkungan.karena dimana kita tinggal pasti terdapat lingkungan dan lingkungan tersebut dapat berubah akibat alam atau pun manusia.jadi kita harus dapat menghargai lingkungan dan menjaganya agar tetap bersih dan sehat

    ReplyDelete
  6. Ilmu sangatlah penting bagi kehidupan kita di dunia ini. Tanpa kita mempunyai ilmu otomatis kita juga tidak akan mungkin memiliki kemampuan. Dan sangatlah penting pula kita memiliki ilmu lingkungan ini. Karna jika kita sudah mau belajar dan sampai mengerti ilmu lingkungan ini otomatis juga kita akan paham dengan lingkungan di sekitar kita. Tujuannya adalah supaya kita bisa menjaga kebersihan lingkungan agar selalu terawat dan terlihat indah.

    ReplyDelete
  7. ilmu lingkungan harus lah wajib di pelajari karna ilmu lingkungan ini sangat penting bagi warga negara dan demi kesehatan kita bersama

    ReplyDelete
  8. Pada saat kita belajar dari Taman kanak - kanak hingga perguruan tinggi sangat banyak sekali hal hal yang kita pelajari dari membaca, menulis dan menghitung. Selain hal - hal tadi kita juga di ajarkan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Ilmu - ilmu tersebut sudah kita dapatkan, lalu ada ilmu yang tidak kalah penting yaitu ilmu lingkungan ilmu yang mempelajari tentang tempat tinggal kita agar kita lebih mengenal dengan lingkungan sekitar

    ReplyDelete
  9. Salah satu basic knowledge untuk kehidupan sehari-hari adalah ilmu lingkungan. Adalah hal penting untuk jauh mengenal dan memahami ilmu lingkungan ini.

    ReplyDelete
  10. Memang benar Ilmu Lingkungan sangat penting untuk membantu pemulihan kondisi ekosistem dengan menyadarkan individu yang mendalaminya untuk melakukan sebuah terobosan pemulihan kondisi alam.
    Namun semuanya kembali ke kesadaran dan ketertarikan manusianya untuk mempelajari Ilmu Lingkungan tersebut. Masih sangat sedikir yang mau untuk mendalami Ilmu Lingkungan.

    ReplyDelete
  11. setiap orang harus memiliki pengetahuan akan lingkungan sebagai landasan sebagai kepedulian individu dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

    ReplyDelete
  12. Pentingnya ilmu lingkungan bagi masyarakat sangat membantu dalam pembentukan tingkat kepedulian terhadap lingkungan.sehingga terjadinya keselarasan antara lingkungan dengan manusia/masyarakat itu sendiri

    ReplyDelete
  13. benar sekali. pencemaran lingkungan memang paling banyak di timbulkan oleh manusia sendiri. tanpa basic knowledge mengenai lingkungan, manusia akan bertindak sesuka hatinya memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa melihat lingkungan sekitarnya.

    ReplyDelete
  14. Andiny Arifin - @C23-ANDINY
    Ilmu lingkungan itu seperti ilmu mencuci baju. Jika tidak tahu teknik yang benar dan asal mencuci karena tidak tahu letak noda di baju, maka pakaiannya tidak akan bersih. Konteks ilmu lingkungan disini memang lebih kepada pemecahan masalah lingkungan. Dengan tahapan observasi dan pengukuran, analisis induktif hingga lahirnya hipotesis asal muasal degradasi lingkungan serta solusinya. Para pakar lingkungan yang telah lahir diharapkan dapat menarik kesadaran dan kepedulian masyarakat awam dengan melahirkan ide-ide kreatif dalam pemeliharaan lingkungan. Dengan title resmi dari universitas, para pakar ini juga dihimbau untuk membantu pengusaha di pabrik membuka mata akan efek limbah yang dibuang mereka sembarangan. KTT Bumi di Rio tahun 1992 pasti berisi orang-orang cerdas yang mengerti krisis rusaknya Bumi. Dengan melahirkan Agenda 21 yang kaya akan hasil pemikiran para ahli lingkungan, kenyataanya setelah 19 tahun ini keadaan Bumi malah makin kacau. Ini belum termasuk side-effect dari perang di Timur Tengah, hanya tok masalah limbah, pencemaran air laut, dan kebakaran hutan di berbagai negara. Hal tersebut menjadi indikasi bahwa dalam mewujudkan lingkungan yang baik dan layak adalah dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak, yaitu pakar lingkungan sebagai otak, penduduk sipil sebagai kaki tangan, dan pemerintah sebagai alat indra (fasilitator).

    ReplyDelete
  15. Hartandi Januar - @B19-HARTANDI
    Ilmu lingkungan sangat dibutuhkan sampai kapan pun. Kenapa dibutuhkan? supaya keturunan kita nanti dapat menikmati hidup yang lebih baik dari pada saat ini dan dapat menjaga lingkungan lebih baik lagi.

    ReplyDelete
  16. Muhammad Soim, @B20-SOIM

    Adanya spesialisasi terhadap ilmu lingkungan memang sudah bukan lagi hal baru dalam kebutuhan peradaban modern. Dengan semakin pesatnya kegiatan ekonomi termasuk Industrialisasi didalamnya sudah barang tentu ilmu lingkungan sangat diperlukan. Semantara itu ilmu lingkungan juga sangat diperlukan dalam pembangunan kompleks pemukiman baru, agar terciptanya ekosistem yang baik.
    Demikian, terima kasih.

    ReplyDelete