.

Apr 27, 2013

Manajemen Otak


Oleh : Atep Afia Hidayat - Berpikir adalah saat otak sedang bekerja, produknya dinamakan pikiran. Manusia dilengkapi sebuah organ yang bernama otak, tersimpan begitu aman dalam tengkorak di kepala. Manusia sanggup memikirkan beragam hal, mulai dari yang biasa-biasa sampai yang luar biasa. Semua manusia dilengkapi organ otak, namun tak banyak yang memanfaatkannya secara maksimal. Kenapa ?

Otak dengan kemampuan berpikirnya merupakan anugrah yang diberikan Allah SWT, Tuhan Pencipta Alam Semesta. Bayangkan jika manusia tanpa dilengkapi otak, apa yang akan terjadi pada dirinya, kehidupannya, dan habitatnya ? Yang jelas tidak akan bertahan lama, mungkin dalam beberapa puluh atau ratus tahun manusia punah dan Planet Bumi sebagai habitatnya hancur berantakan. 

Peradaban manusia terus berkembang, dari yang sangat primitif menjadi begitu modern. Hal itu terutama disebabkan dinamika kekuatan berpikir dengan produktivitasnya yang makin membaik. Tak dapat dipungkiri sebagian manusia memberikan kontribusi terhadap perkembangan peradaban, antara lain melalui pergulatannya dengan kemajuan ilmu pengatahuan, teknologi dan seni. Sudah sejak ribuan tahun lalu berbagai pusat peradaban manusia didirikan, tersebar di seluruh benua yang ada.

Kalau dipantau melalui peta satelit dalam periode tertentu, wajah permukaan Planet Bumi selalu berubah, tak pernah statis. Perubahan wajah Bumi sebagian adalah karena ulah manusia, hasil proses berpikir yang dieksekusi melalui sebuah tindakan. Akumulasi tindakan manusia itulah yang membentuk wajah Bumi, wajah kota-kota megapolitam, metropolitan, sampai  desa yang paling terpencil.

Manusia sudah ditetapkan oleh Allah SWT sebagai kalifah di Planet bumi, diberikan otonomi khusus untuk memakmurkan Bumi. Namun banyak di antara manusia yang salah dalam proses berpikirnya, sehingga malah berpartisipasi secara agresif dalam penghancuran Planet Bumi.

Ya, manusia memiliki kemampuan untuk memakmurkan Bumi, atau sebaliknya menghancurkan Bumi. Bahkan manusia diberikan kemampuan untuk mengembangkan atau menciutkan dirinya sendiri, tentu saja melalui proses berpikir. Banyak manusia yang bermain-main dengan pikirannya, banyak juga yang menelantarkan kemampuan berpikirnya, bahkan ada juga yang menciptakan perang dalam pikirannya.

Di dalam organ otak manusia selalu terjadi “keramaian”, nyaris tidak pernah sepia tau tidur. Ya, otak seperti kota metropolitan yang hidup selama 24 jam, tiada pernah berhenti. Otak begitu dinamis, bahkan dalam kondisi tertidur pun terus bekerja. Persoalannya aspek pengelolaan otak belum benar-benar diperhatikan.

Kalaupun ada masih sangat terbatas di kalangan tertentu. Bagaimanapun otak adalah perangkat keras, sekaligus perangkat lunak. Bagaimana jadinya jika dalam penggunaannya tidak memperhatikan panduan atau manajemen yang benar. Ya, manajemen otak itu sangat penting. Bagaimana mengenali organ otak, memahami mekanisme kerjanya, termasu menjaga kualitas produknya.

Hal yang lebih memprihatinkan, hampir semua perguruan tinggi yang ada belum peduli terhadap manajemen otak dalam kaitannya dengan manajemen belajar. Ketika mahasiswa baru memulai perkuliahannya, sama sekali tidak dibekali dengan bagaimana menggunakan otak dan bagaimana belajar, namun yang terjadi secara terus-menerus mulai dicekoki dengan setumpuk pengetahuan, yang dijejalkan ke dalam memory otak. 

Kenapa Planet Bumi segera menuju kehancuran ? Kenapa jalan di kota besar seperti Jakarta selalu macet, kenapa pejabat makin banyak yang terlibat korupsi, kenapa musim kemarau menyebabkan kelangkaan air terjadi di mana-mana, kenapa makin banyak tenaga kerja yang terlantar dan tersiksa di luar negeri, kenapa sepak bola kita tidak pernah berprestasi, kenapa daya saing bangsa begitu rendah ?

Penyebab utamanya karena otak bangsa tidak dikelola dengan baik. Perlu ada kesadaran yang serius untuk merehabilitasi otak bangsa, bagaimanapun era penjajahan sudah berlalu sekian puluh tahun. Namun ternyata otak bangsa masih terbelenggu. (Atep Afia). 

3 comments:

  1. Karena salah satu tujuan Allah SWT menciptakan manusia itu agar menjadi khalifah di bumi, maka sudah seharusnyalah kita menjalankannya dengan baik. Permasalannya adalah, mengapa masih banyak korupsi di negeri ini? dan mengapa masih banyak warga miskin yang meninggal karena kelaparan? padahal Allah telah menciptakan manusia dengan otak yang begitu luar biasa. Akan tetapi masih banyak yang salah menggunakannya. seperti para koruptor di luar sana. mereka yang memang kualitas pengetahuannya yang bisa dibilang sudah tinggi itu, malah menyimpang. padahal mereka sudah dilengkapi otak yang begitu cerdas di atas rata-rata orang lain. Dan ternyata kualitas otak yang baik juga harus seimbang dengan kualitas kecerdasan spiritualnya. agar kita bisa menjalankan dengan baik, apa yang sudah ditugaskan oleh Allah SWT, yaitu sebagai khalifa di bumi.

    ReplyDelete
  2. Otak, dahsyat memang organ ciptaan Allah yang satu ini. Otak yang tidak seberapa besar, dapat mengatur kerja seluruh tubuh yang lebih besar dari otak itu sendiri. Kemampuan otak sangatlah dahsyat, namun kebanyakan orang belum tahu dan belum bisa menggunakan otak secara maksimal. Bahkan, Albert Einstein saja hanya menggunakan 11 % dari kapasitas otaknya, itu berarti kita masih bisa melampaui pencapaian beliau, jika saja kita mampu memanajemen otak kita dan menggunakannya secara maksimal. Manajemen otak sangat penting. Dan menurut beberapa sumber yang saya baca, manusia hanya menggunakan 10 % dari kemampuan otaknya. Bayangkan jika manusia mampu menggunakan 90 % sisa kapasitas yang menganggur secara maksimal, mungkin tidak akan ada lagi permasalahan-permasalahan seperti yang disebutkan di bagian artikel ini, dan mungkin tidak akan ada lagi permasalahan yang begitu sulit untuk dipecahkan.

    ReplyDelete
  3. Tugas T05, @C06-AHMAT
    Manajemen Otak merupakan sistem yang ada di dalam tubuh manusia yang dapat meningkatkan kualitas otak. Otak harusnya dikelola dengan baik sejak dini, perlu ditanamkannya kesadaran bahwa kamu dapat melakukan semua hal dengan otak. Jadi pembelajaran sejak dini dan kebiasaan-kebiasaan positif haruslah ditanamkan. Perkembangan Teknologi yang terjadi saat ini juga dikarenakan otak yang selalu dipacu dan dikelola dengan baik. semua orang bisa melakukannya asalkan di mau melakukan dan membuang jauh-jauh rasa malasnya "Nothing to do".

    ReplyDelete