.

Sep 2, 2013

Sawah Abadi Di Kota Bandung, Perlukah ?

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kota Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, yaitu setelah Jakarta dan Surabaya. Kota ini memiliki luas areal 168,23 km2 dengan jumlah penduduk 2,4 juta jiwa (tahun 2011), sehingga memiliki tingkat kepadatan penduduk 14.491 jiwa/km2, merupakan kawasan terpadat di Jawa Barat. Salah satu persoalan yang dihadapi Kota Bandung ialah keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH), karena hampir setiap hari ada saja ruang terbuka yang bermetamorfosa menjadi ruang terbangun, baik untuk perumahan maupun fasilitas perkotaan. Sebagian besar ruang terbuka yang berubah tersebut ialah areal pesawahan.

Menghadapi fenomena makin sulitnya ruang terbuka dan untuk menyelamatkan ekosistem sawah, maka munculah gagasan pengembangan sawah abadi. Pengadaan sawah abadi diadakan sejak tahun anggaran 2008, dengan jumlah dana yang dikeluarkan sudah mencapai Rp. 27 miliar (Pikiran Rakyat, 1 Agustus 2013). Sebagaimana dikutip harian yang sama, Wali Kota Dada Rosada menjelaskan, sawah abadi juga diperuntukan bagi pemenuhan kebutuhan 30 persen RTH.  Sebagai catatan, sampai saat ini Kota Bandung baru memiliki 12,34 persen  RTH.  Target pengadaan sawah abadi adalah sampai 100 ha.

Lantas, berapa sebenarnya luas ideal RTH untuk sebuah kota ? Dalam hal ini Pedoman penyediaan dan pemanfaatan RTH di Kawasan Perkotaan, menjelaskan bahwa RTH meliputi 30 persen dari keseluruhan luas lahan, dengan komposisi 10 persen RTH publik dan 10 persen RTH privat. Adanya RTH ialah untuk menjaga harmonisasi ekosistem, baik menyangkut kelestarian, keseimbangan maupun keserasian ekosistem kota. RTH memiliki fungsi lingkungan, sosisal dan budaya, sekaligus menjadi identitas sebuah kota.  Kota Bandung dengan luas 168,23 km2, idealnya memiliki RTH sekitar 50,47 km2 atau 5.057 Ha. Sedangkan yang ada sekarang baru mencapai  2.076 Ha  (atau 12,34 persen dari luas wilayah). Dengan demikian masih kekurangan RTH sekitar 2.981 ha.

Sebenarnya pengadaan 100 ha sawah abadi belum berpengaruh banyak terhadap kebutuhan RTH, namun sebagai langkah serius dalam menghijaukan dan menyehatkan kota perlu diberikan apresiasi. Lantas, apakah walikota berikutnya harus melanjutkan program sawah abadi tersebut ? Kalau dari sudut pandang ekologi jawabannya adalah tidak perlu. Kenapa ? Karena RTH yang ideal untuk kawasan perkotaan bukan berupa ekosistem sawah, namun lebih baik jika dikembangkan ekosistem hutan kota.

Bagaimanapun hutan kota memiliki keberagaman flora dan fauna yang lebih baik dibandingkan dengan sawah. Secara ekonomi juga penghasilan yang didapatkan dari pengelolaan 100 ha sawah relatif kurang menguntungkan, apalagi jika dikaitkan dengan kebutuhan warga kota Bandung. Lebih baik kebutuhan beras warga Kota Bandung dipasok oleh daerah tetangga yang masih memiliki ratusan ribu hektar areal pesawahan seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang atau Kabupaten Cianjur. Kota Bandung idealnya meniru Kota Bogor yang memiliki kebun raya seluas 87 Ha dengan 13.697 spesimen tumbuhan. Kalau ekosistem RTH yang dikembangkan berupa sawah berarti hanya satu spesimen tanaman yang dikembangkan, yaitu padi.

Ya, Bandung harus bersih, hijau dan berbunga, perbanyaklah RTH berupa hutan kota, taman kota atau kebun raya, idealnya tersebar di 30 kecamatan yang ada, mulai dari  Andir, Antapani  sampai Ujungberung. Di sisi lainnya penggusuran kawasan konservasi seperti Punclut, Dago Pakar dan sebagainya   untuk dijadikan  kawasan terbangun, lapangan golf, dan sebagainya perlu segera dihentikan. Dalam hal ini kasus banjir tahunan yang menimpa Kota Jakarta sebagai akibat pengrusakan kawasan konservasi di Puncak dan Cisarua (Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bogor) yang menjadi daerah hulu sungai-sungai yang mengalir ke ibukota, perlu dijadikan pelajaran berharga oleh pemerintah dan masyarakat Kota Bandung. Ekosistem Kota Bandung harus dilindungi, kalau bukan oleh kita  lantas oleh siapa lagi ?. Sekali lagi dalam hal ini mengembangkan sawah abadi adalah bukan solusi terbaik. (Atep Afia).

Sumber Gambar:
www.bisnis-jabar.com

53 comments:

  1. menurut saya,harusnya pemerintah kota Bandung itu mengelola yang sudah ada di kota Bandung jadikan hutan sebagai obyek wisata seperti outbond atau untuk latihan pecinta alam, sawah yang sudah ada harus di kelola lebih dalam lagi supaya kota Bandung ini tidak dipasok beras.
    kalau kota sendri punya lahan kenapa tidak dikelola dengan baik yang tadinya dipasok beras lebih baik kota sendiri yang memasok beras ke luar kota.
    nah, kenapa lingkungan yang sudah sehat malah dirubah menjadi lapangan golf ?
    pemerintah harus berfikir lebih dalam lagi jangan memikirkan pendapatan kota, fikirkan lingkungan kedepannya mau bagaimana jika sawah dijadikan lapangan golf.
    jadi solusinya sawah abadi harus tetap ada.

    ReplyDelete
  2. Pendapat saya, memang kenyataanya kota bandung awalnya adalah kota yang hijau dan sejuk, karna geografis kota bandung yang dikelilingi pegunungan.
    Semakin meningkatnya jumlah penduduk dan infrastuktur dikota bandung kini kota bandung bukan menjadi kota yang bersih dan sejuk, karena peran lahan terbuka hijau dialih fungsikan menjadi bangunan beton, jalan raya serta banyaknya kendaraan yang ikut serta menyumbang polusi bagi kota bandung.
    Ide tentang pengadaan sawah abadi yang di peruntukan bagi pemenuhan 30% ruang terbuka hijau menurut saya bukan ide yang tepat, karena tanaman padi juga ikut ambil bagian dari pengerusakan ekosostem lingkungan dan penggunaan pestisida yang berbahaya juga dapat memperburuk keadaan lingkungan sekitar, lebih baik dana 27 miliar di peruntukan untuk peluasan ruang tebuka yang ada di kota bandung agar kota bandung yang akan datang kembali menjadi kota yang sejuk dan bersih , serta pemanfaatan ruang terbuka hijau juga membantu penyerapan air dikota bandung agar kota bandung bebas dari bencana banjir.

    ReplyDelete
  3. sebenarnya gini pak tentang post bapak eeeeeoooooohhhhh
    sawah abadi itu bagus karena itu sangat membantu perekonian daerah bandung itu sendiri bahkan bisa di jadikan objek pariwisata kan mala keuntungannya berlipat ganda dan tidak semuanya ya gpp yang 30 ha itu mala bisa di bagi buat flaora fauannya jadi mempunyainya suatu objek menarik wisatan asing maupun lokal

    dan juga mala semua kota atau propinsi yang mempunyai wilayah luas harus belajar dari sini semua jadi pembangunan otonomi nya berjalan seimbang dan kota bandung dijadikan contoh kota sejuta objek pariwisata tang banyak

    apa lagi bandung sudah cukup terkecal karena warganya yang rama tamah dan lingkungan yang sedikit dingin di bandingan kota yang lain yang panas

    bandung akan menjadi kota yang bagus dan kota cinta lingkungan

    ReplyDelete
  4. kalau ingin mempertahankan Ruang terbuka hijau maka penduduk atau masyarakat harus menekan laju pertambahan penduduk dan untuk pemerintah juga mungkis bisa memperketat izin pembangunan pertokoan dan gedung gedung bertingkat

    selain untuk mempertahankan ekosisitem RTH juga sangat berpengaruh bagi kesehatan manusia dengan bisa mengurangi polusi terutama polusi udara
    dan jika tanah digunakan untuk berccocok tanam bisa membantu dalam memenuhi hal pemenuhan kebutuhan pangan

    selain dari pemerintah yang berencana membuka RTH dengan dana yang tidak begitu sedikit dari masyarakat juga harus mulai menumbuhkan kesadaran pentingnya lingkungan bagi kelangsungan hidup dan bisa membantu dan mendukung rencana pemerintah.

    ReplyDelete
  5. Menurut saya, kini Bandung telah menjadi kota metropolitan seperti Jakarta. Setiap weekend pasti jalanan Bandung menjadi macet sangat parah. Banyak orang dari luar kota memenuhi Bandung untuk berbelanja atau hanya sekedar jalan-jalan sehingga Kota Bandung merupakan tempat yang strategis bagi para investor sehingga lahan-lahan sawah diambil alih oleh para investor untuk dirubah menjadi tempat perbelanjaan, wisata atau kuliner.

    Disinilah peran pemerintah untuk tegas dalam menghadapi persoalan tersebut, apabila pemerintah tidak tegas maka kota Bandung akan kehilangan RTH nya.

    Walaupun yang dikembangkan RTH dengan hanya 1 jenis tanaman, namun peranan RTH ini juga besar pengaruhnya dalam kelestarian kota tsb.

    ReplyDelete
  6. menurut saya, sawah abadi tidak perlu lagi di teruskan. memang lebih baik Hutan di per besar dan lebih dipelihara, karena akan percuma jika sebagian kecil yang memelihara hutan, sementara sebagian besar lain nya malah merusak hutan, karena saya sendiri pernah naik gunung tapi ke daerah Sukabumi , di hutan tersebut sampah nya bukan lagi dedaunan kering atau gugur, tetapi sampah berupa bungkus makanan kecil, bungkus rokok dan sebagai nya. jika seperti itu terus maka akan sia-sia yang memelihara hutan. perlu kesadaran dari masyarakat kita juga.

    ReplyDelete
  7. Menurut saya ,Saya setuju dengan pendapat bapak bahwa penerapan sawah abadi untuk memenuhi ruang terbuka hijau (RTH) tidak perlu diteruskan lagi ,lebih baik dengan program memperbanyak ?memperbesar hutan karena dengan diperluasnya hutan baik yang berupa hutan kota maupun dalam bentuk taman kota itu lebih efisien bila di bandingkan dengan program sawah abadi hal ini atas dasar seperti yang telah di jelaskan di atas jika dilihat dari sudut pandang ekologi bahwa lebih menguntungkan dengan program hutan kota atau taman kota jika dibandingkan dengan program sawah abadi ,hal ini dikarenakan dengan program hutan kota atau taman kota maka kota bandung akan terasa sejuk dan kota bandung akan terlihat asri dan hijau .Hutan juga dapat menyerap air sehingga dapat mencegah banjir karena akhir akhir ini kota bandung sudah sering di landa banjir sehingga dengan program hutan kota maka akan sedikit mengurangi mencegah banjir .

    ReplyDelete
  8. Saya sangat setuju dengan sudut pandang ekologi, pada hakekatnya hutan kota jauh lebih banyak manfaatnya dari pada berapa hektar sawah, tidak hanya berdampak pada kebersihan /keindahan kota tetapi berdampak ke seluruh makhluk hidup di dunia ini dan tentunya bumi kita tercinta, fungsi dari hutan kota itu sendiri antaralain :
    1. Sebagai penyerap dan penjerap partikel timbal.
    2. Sebagai penyerap dan penjerap debu semen.
    3. Sebagai pereda kebisingan.
    4.Mengurangi bahaya hujan asam.
    5.Penyerap karbon monoksida.
    6.Penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen.
    7.Penahan angin.
    8.Penyerap dan penapis bau.
    9.Mengatasi penggenangan air.
    10.Sebagai habitat fauna dan flaura. dll.
    Jadi, tunggu apa lagi. Keberadaan hutan kota adalah kebutuhan kita semua. Mari kita dorong pihak berwenang untuk menciptakan lebih banyak lagi hutan kota di kota yang kita tinggali. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan merevitalisasi kota dengan mengubah tanah-tanah yang tidak produktif menjadi hutan kota. Sehingga kota kita terlihat indah dan tentusaja bumikita menjadi sehat.

    ReplyDelete
  9. Terima kasih atas infonya pak. Menurut saya sangatlah perlu karena dimana pun ada ruang terbangun haruslah diseimbangi oleh ruang terbuka hijau agar tidak terjadi ketidakseimbangan yang menyebabkan bertambah besarnya efek global warming. Dan seharusnya untuk sekarang, ruang terbuka hijau haruslah sangat diperluas. Sekian saran saya mohon maaf bila ada salah kata. Wassalam

    ReplyDelete
  10. terimakasih untuk infonya pak,menurut saya kota bandung yang menjadi kota hijau dan bersih memang merupakan dambaan dari banyak pohak,terutama warga bandung. bandung menjadi sejuk,hijau dan tidak panas serta kotor dan banyak sampah. dengan diadakannya penambahan Ruang Terbuka Hijau ini saya rasa sangat baik dan efisien,dibanding menambah gedung-gedung tinggi dan hotel-hotel yang mulai merajalela di bangun di bandung. saya sangat mendukung dan berharap pemerintah segera merealisasikan banyak Ruang Terbuka Hijau di bandung dan menjadikan bandung kota yang asri dan bersih serta hijau. Terimakasih

    ReplyDelete
  11. assalamua'laikum..
    terimakasih banyak pa atas infonya..
    inilah yg harus dioerhatikan oleh pemerintah kab.Bandung..
    bagaimana cara memanfaatkan man melestarikan RTH yg ada.. dan.jika RTH bisa d perluas knp tdk..
    toh dgn banyaknya RTH, bisa membantu dalam penanggulangan global warming..
    apalagi Bandung sendiri juga merupakan salah satu tempat wisata yg di sukai warga Indonesia..

    ReplyDelete
  12. Pengadaan sawah abadi di Kota Bandung merupakan ide yang cukup baik, tetapi dilihat dari keperluannya lagi. Sebenarnya tujuan Kota Bandung ialah memiliki RTH yang mencukupi di kota tersebut, sebab saat ini minimnya RTH yang berada di Kota Bandung. Di lihat dari tujuan RTH adalah untuk menjaga ekosistem di kota, memperhijau kota, dan menjaga keserasian kota.
    Menurut saya tujuan RTH itu agak menyimpang dengan apa yang di usulkan oleh pemkot Bandung mengenai rencana pembuatan sawah abadi. Dengan pembuatan sawah abadi yang rencananya menghabiskan 27M dan lahan sekitar 100ha, lebih baik perlu diperhatikan terlebih dahulu penanaman penanaman pohon yang ada di trotoar-trotoar jalan. Karena sebenarnya hal semacam itulah yang dapat dikatakan RTH yang efisien ketimbang dengan menjadikan 1 kawasan RTH yang memakan 100ha.
    Karena pada dasarnya pembuatan sawah abadi ini saya rasa belum bisa membuat penghijauan sepenuhnya di Kota Bandung. Yang perlu diperhatikan ialah penanaman pohon-pohon di sepanjang trotoar jalan di Kota Bandung, lalu pemerintah bandung juga harus memperhatikan perawatan taman kota. Karena dengan terawatnya taman kota yang ada di Bandung ini, saya rasa cukup menarik masyarakat bandung untuk mengunjungi taman kota tersebut.
    Saya rasa cara penanaman sejuta pohon di sepanjang trotoar dan perawatan taman kota merupakan solusi terbaik yang harus diperhatikan Pemkot Bandung, disamping menghemat anggaran pemkot, juga tidak terlalu memakan lahan yang cukup luas.
    Bila mana sawah abadi tetap akan direalisasikan, saya harap pemkot bandung tidak lupa memperhatikan perawatan-perawatan taman kota dan penanaman pohon yang ada di trotoar untuk memperhijau Kota Bandung.

    ReplyDelete
  13. memperbanyak RTH,seperti Keberadaan hutan kota sangat berfungsi sebagai sistem hidroorologi, menciptakan iklim mikro, menjaga keseimbangan oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2), mengurangi polutan, dan meredam kebisingan. Selain itu dapat berfungsi juga untuk menambah nilai estetika dan keasrian kota sehingga berdampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat,hutan kota memiliki banyak fungsi seperti: Memperbaiki dan menjaga iklim mikro dan dapat Menciptakan keseimbangan dan keserasian lingkungan fisik kota,jelas dengan bertambahnya jumlah hutan kota sangat lebih bermanfaat dibandingkan sawah abadi,karena jika dilihat dari sudut pandang ekologi jelas lebih menguntungkan dibandingkan dengan program sawah abadi,

    ReplyDelete
  14. memang baik untuk memikirkan perlunya ada sawah abadi di Bandung sangat baik dan perlu di kembangkan kedepannya program dari pemerintah kota Bandung . Namun tujuan utama untuk perluasan kembali RTH yang telah rusak jadi menurut saya lebih baik utamakanlah program penghijauan hutan atau penanaman pohon - pohon yang lebih banyak di Bandung , bisa kita liat sekarang Bandung sudah sangat mudah tergenang banjir ya itu karena di daerah tinggi bandung sangat besar besaran ekploitasi daerah hijau menjadi perumahan atau menjadi beton- beton yang berdiri tegap bukannya pohon yang menjadikan Bandung kembali sejuk , bersih , nyaman dan memiliki udara yang segar . Jadi utamakanlah peruntukan ke penghijauan pohon kembali di dataran tinggi Bandung karena RTH yang sangat terbatas

    ReplyDelete
  15. saya sangat setuju dengan adanya sawah abadi di kota bandung, mengingat memang Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani dan perkembangan kota Bandung yang hampir menyamai ibukota Jakarta, seperti macetnya, udaranya yang semakin lama kurang sejuk, dan saya kira dengan adanya sawah abadi ini bisa menjadi hal yang sangat baik bagi perkembangan kota Bandung ke depannya

    ReplyDelete
  16. saya setuju dengan program sawah abadi di kota bandung ini,karena selain dapat memperbanyak ruang terbuka hijau,dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan juga supaya tidak lagi mengimpor bahan pokok dari luar negeri.Mungkin benar jika dibilang penghasilan sawah lebih sedikit dibanding hutan kota,namun saya melihat lebih banyak terdapat keuntungan jika menggunakan sawah,diantaranya negara kita dapat mencukupi bahan pangan pokok sendiri tanpa harus impor lagi,dan juga membuka lapangan kerja bagi para petani yang sudah sulit menemukan lahan,apalagi di daerah perkotaan.
    Mungkin harus ada pembagian dalam memilih sawah dan hutan kota dalam memperbanyak ruang terbuka hijau,karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

    ReplyDelete
  17. sawah memang indah di lihat pada saat sedang mau panen. apalagi di bandung memiliki pemandangan dan kota yang sejuk. pemandangan tersebut tampak indah jika terhampar sejumlah sawah di sekitar pemandangan tersebut

    ReplyDelete
  18. menurut saya dengan diadakannya Ruang Terbuka Hijau ini sangat bagus. karena dengan adanya Ruang Terbuka Hijau dapat mengurangi terjadinya pamanasan global penipisan ozon. karena sangat disayangkan kota kota besar diindonesia saat ini telah banyak terlihat bangunan bangunan yang tinggi. jadi adanya Ruang Terbuka Hijau harus diadakan untuk membuat kota menjadi lebih sejuk, nyaman, segar dan untuk penyerapan air agar tidak trjadi banjir

    ReplyDelete
  19. sawah abadi sangatlah dperlukan mengingat semakin dikitnya lahan hijau di negara ini dan banyak manfaat yang dapat dihasilkan oleh sawah-sawah tersebut , memingat banyaknya bahan pangan yang harus kita impor dari luar negri ,mengapa tidak mencoba untuk memanfaatkan lahan-lahan yang sudah ada tersebut dan mengelolanya dengan baik.

    ReplyDelete
  20. terimakasi atas informasinya, menurut saya lebih baik pemerintah lebih memanfaatkan RPH ( Ruang Tumbuh Hijau ) yang ada agar lebih meminimalisir terjadinya pemanasan global

    ReplyDelete
  21. terima kasih atas informasinya pak, kalau kita itu buka lahan baru untuk pemukiman atau untuk membangun industri dll,sebaiknya kita juga harus menanam pohon dan melestarikan hutan lagi agar keseimbangan hidup ada.

    ReplyDelete
  22. bandung adalah salah satu kota besar di indonesia, tentu saja menjadi kota besar menjadikan kota tersebut terus menerus menjadikan ruang terbuka menjadi ruang terbangun, jadi bandung memang perlu adanya sawah abadi, hal tersebut sangat bermanfaat untuk lingkungan kota bandung, selain maenjadikan RTH, sawah abadi tersebut bisa juga di jadikan untuk ketersediaan bahan pangan, tapi memang tidak cukupm dengan sawah abadi saja, bandung juga perlu membentuk hutan kota yg bisa memprindah tampilan kota, juga bisa bermanfaat untuk lingkungan di bandung

    ReplyDelete
  23. Seharusnya Walikota Bandung menerapkan pemerataan daerah-daerah yang akan di jadikan pembangunan ataupun lahan untuk persawahan dll.Bila kita mencontoh Negara-negara lain yang lebih superior seperti jepang,amerika dll.Mereka menerapkan dan membagikan tiap wilayah dan kegunaan wilayah tersebut sehingga hal seperti pembuatan sawah dalam kota tak perlu di lakukan karena akan tertutupi bila ada wilayah yang di khususkan untuk persawahan.Tapi jangan lah kita juga membiarkan investor-investor asing mengadakan pembangunan seenaknya di pusat kota karena akan terjadi perebutan hak wilayah seperti yang terjadi di Serpong-Tangerang.

    ReplyDelete
  24. kota bandung itu kota yang besar ga kalah dengan kota jakarta ,,bandung sangat perlu adanya sawah abadi,karana supaya bandung tu bisa berkembang dari segi pesawahan ,,agar bahan pangan ga usah di pasok oleh kota kota lain,dan bandung juga perlu adanya hutan kota agar kota bandung lebih asri lagi dan bisa terkenal dengan adanya objek wisata,terima kasih

    ReplyDelete
  25. Saya setuju dengan pendapat Pak Atep bahwa sebaiknya untuk adanya sawah abadi di Bandung merupakan hal yang tidak perlu diteruskan karena manfaat yang diberikan juga tak begitu banyak, maka sebaiknya diperbanyak adanya hutan karena hutan merupakan paru-paru dunia yang sekarang mulai rusak karena penebangan liar sehingga kawasan Bandung dapat terjaga keasrian nya. Sekian dari saya, terimakasih..

    ReplyDelete
  26. saya setuju bahwa RTH di kota Bandung berupa sawah abadi tidak perlu di teruskan karena cuma menghasilkan satu spesi saja yaitu beras
    namun dikembangkan ekosistem hutan kota merupakan ide yang bagus ,selain bisa menetralkan polusi akibat kendaraan bermotor bisa juga menanggulangi kebanjiran

    ReplyDelete
  27. Program sawah abadi menurut saya kurang efektif apalagi dana yang di butuhkan hingga mencapai 27 milyar, namun akan lebih efisien bila di kembangkan hutan kota, dengan adanya hutan kota polusi udara dapat tersaring dan juga pemandangan kota akan menjadi lebih indah.

    ReplyDelete
  28. program sawah abadi perlu menurut saya perlu direlisasikan alasanya seperti yang telah dijelaskan dalam ulasan diatas,saat ini bandung disuplai beras oleh daerah sekitar hal ini berakibat harga beras sewaktu2 bisa tidak stabil.jika bandung memiliki lahan sawah untuk swasembada sendiri maka pengeluaran anggaran daerah bisa ditekan. selain itu bandung juga harus memiliki RTH yang cukup memadai guna keseimbangan ekosistem selain sawah,dimana saat ini bandung dimasuki pembangunan2 yang berakibat hilang ya RTH.sehingga kota bandung yang sejuk dan nyaman akan terjaga sepanjang masa

    ReplyDelete
  29. Sawah abadi sangat perlu untuk di galakkan, bukan hanya di bandung, di daerah lain juga harus di galakkan. Selain itu, menurut saya program hutan abadi juga harus di galakkan, demi terjadinya kehidupan yang hijau tanpa polusi dan pencemaran yang parah. . .

    ReplyDelete
  30. tentu sangat perlu.
    mengapa, karena kota bandung mempunyai udara yang sangat segar, penyebab salah satunya adalah dari persawahan. sawah berperan untuk mengatur siklus perairan, udara, dan tentunya pengahasil makanan pokok kita yaitu nasi.
    sangat bahaya bila sawah dikota bandung lenyap, maka kita patut untuk melestarikan dan mengabadikanya.

    ReplyDelete
  31. menurut saya sawah adadi juga perlu di galakkan,karena sawah jga merupakan mata pencaharian dari masyarakat disekitarnya,dan bisa menekan pengeluaran angaran daerah, namun kita juga jangan lupan melupakan RTH karena bandung juga banyak pembangunan,bila tidak ada RTH maka keseimbangan ekosistem.bila adanya RTH maka ekosistem yang ada akan terjagan dengan baik dan udarany pun sejuk dan nyaman.

    ReplyDelete
  32. gagasan akan pengadaan sawah abadi di kota Bandung memang cukup baik, karena selain untuk penghijauan hasil dari sawah juga dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari...

    ReplyDelete
  33. Sudah seharus nya pembangunan-pembangunan gedung, mall atau perumahaan, di area ruang terbuka hijau itu di hentikan atau dibatasi, alangkah baiknya bila RTH itu di manfaatkan untuk penghijauan, mungkin kalau menurut saya dengan dijadikan area penghijauan seperti yang ada di taman raya Bogor, disamping membuat sejuk, teduh serta akan mengurangi tingkat polusi udara dan terhindar dari banjir saat hujan karena bermafaat sebagai resapan dan menjadikan kota Bandung semakin asri.

    ReplyDelete
  34. Mila Permatasari5/21/2014 10:00 PM

    Mungkin sawah abadi tidak terlalu menjadi solusi dari permasalahan ini , akan tetapi menurut saya ... pengadaan sawah abadi dikota bandung tetap harus diadakan , karena setidaknya ada sedikit penanggulangan dari pada tidak melakukan suatu hal sama sekali , karena jika hal pengadaan sawah abadi sudah terealisasi dan berjalan dengan lancar , dan dari segi pembangunan kesejahteraan masyarakat sudah mulai terbangun dari adanya program tersebut , maka kita bisa melakukan hal yang lebih banyak lagi dalam pengadaan ruang terbuka hijau , bandung adalah kota yang semua orang tahu dan pasti pernah mengunjunginya, baik itu domestik ataupun turis luar negeri , alangkah baiknya jika memanfaatkan banyaknya pengunjung kota bandung ini , dengan membangun teman-taman atau kebun-kebun yang tentunya sebagai ruang terbuka hijau dan menarik untuk dikunjungi oleh para pengunjung , sehingga bukan hanya pembangunan mall dan tempat makan yang menjadi ciri khas kota bandung akan tetapi tempat-tempat yang mempunyai kesejukan dan keasrianlah yang seharusnya menjadi ciri khas pula dari kota bandung .

    ReplyDelete
  35. saya sangat setuju jika pengadaan sawah abadi di kota bandung diganti dengan pengadaan hutan kota. selain sebagai pengatur kadar polusi di kota bandung , hutan kota juga dapat membantu menyelamatkan bumi dengan bertambahnya ekosistem hutan sebagai paru-paru dunia.

    ReplyDelete
  36. Menurut saya pengadaan Ruang terbuka hijau dengan mengadakan sawah abadi di kota Bandung cukup bermanfaat,selain dapat memperbaiki keseimbangan alam juga dapat dijadikan sumber ekonomi masyarakat sekitar. Namun alangkah lebih baik lagi jika program RTH dengan pengadaan hutan kota/taman hijau sebagi penyeimbang kota agar ketersediaan oksigen tetap terjaga dan polusi udara dapat terminimalisir,karena pepohonan hijau sangatlah penting sebagai menjaga keseimbangan udara di kota.

    ReplyDelete
  37. purwanto, 41613120088, t.industri5/25/2014 12:25 PM

    Sawah abadi?
    Saya sangat pesimis dengan program ini, walaupun sudah ada yang hanya 100ha. Kebetulan saya hidup di kota Bandung, jd saya menyaksikan perkembanhan kota Bandung dari hari ke hari, tahun ke tahun. Saya lihat area hijau yang dulunya kita gunakan untuk bermain, berpetualang semasa kecil dulu sudah berubah wujud menjadi apartemen, mall, perumahan dll.
    Saya sangat mendukung program ini jika memang serius dan bukan hanya 100ha. Kemudian jik memang sudah ditetapkan sawah abadi tersebut apakah komitmennya jika terjadi penyalahguanan lahan persawahan tersebut? Apakah ada sanksi jika hal itu terjadi?

    ReplyDelete
  38. Sawah abadi menurut saya juga suatu solusi sebagai daerah resapan air, dengan tidak mengesampingkan ekosistem dari sawah itu sendiri. Karena semua ekosistem memiliki peranya masing-masing yang berhubungan erat dengan ekosistem yang lain.

    ReplyDelete
  39. menurut saya pemerintahan kota bandung perlu lebih meningkatkan adanya RTH untuk penghijauan dan mengurangi pembangunan seperti mall dan pembangunan gedung.gedung di karenakan untuk membuat suasana dan udara kota bandung menjadi lebih sejuk lagi dan setelah itu masyarakat kota bandung bisa memanfaatkan sebagian penghijauan disana dengan lebih baik lagi

    ReplyDelete
  40. Menurut saya keberadaan hutan kota dan sawah abadi sama pentingnya. Walaupun dalam lingkupa luas lebih bermanfaat hutan kota di banding dengan sawah abadi. Untuk kawasan kota bandung ada baiknya di bentuk sebuah hutan kota dan di sisakan sedikit lahan yang ada untuk sawah abadi juga. Sawah ini nantinya bisa menjadi sumber penghasilan dari penduduk kota Bandung sendiri yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.
    Keberadaan hutan kota sendiri juga sangat diperlukan karena dengan adanya hutan kota kota Bandung akan terlihat lebih indah. Di samping itu hutan kota juga berfungsi untuk menyerap polusi udara yang semakin ke sini semakin banyak.

    ReplyDelete
  41. Bagi pengusaha kafe maupun resto yang ingin menggunakan Packaging atau dus makanan yang ramah lingkungan maka tidak ada salahnya menggunakan Greenpack. Yakni packaging makanan yang terbuat dari kertas food grade sehingga aman digunakan tanpa alas.

    ReplyDelete
  42. menurut saya kalau kita mau melakukan sebuah perubahan tidak lah langsung sekaligus ide itu bisa cocok setidknya kita sudah melakukan perubahn masalah berhasi atau tidaknya seperti sawah abadi yang hanya memberikan dampak sedikit,kita bisa menganalisis dan beralih ke ide yang lain seperti penanaman pohon di kebun raya dll

    ReplyDelete
  43. Menurut saya kalau bisa dua duanya dijalankan lebih baik pak. Tetapi kalau disuruh memilih sayapun sependapat dengan bapak bahwa hutan kota jauh lebih dibutuhkan bagi Bandung. Terasa sekali bedanya tinggal di kota yang memiliki hutan kota dengan tidak. Udaranya lebih segar dan sejuk.

    ReplyDelete
  44. menurut saya peran pemerintah lah yang harus menyediakan ruang terbuka hijau (RTH), sawah abadi dengan RTH sama pentingnya dalam menjaga kelestarian lingkungan

    ReplyDelete
  45. Menurut saya sepertinya sulit untuk jadikan sawah abadi di kota bandung karena tanah di bandung kering dan udaranya lembab.saya sependapat dengan bapak bahwa bandung membutuhkan RTH atau pun hutan kota.

    ReplyDelete
  46. menurut saya sebaiknya wali kota kota bandung lebih mementingkan keseimbangan pertanian dan hutan kota

    ReplyDelete
  47. wilayah Bandung yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang termasuk kategori padat, memang lebih cocok jika dibangun hutan kota dibanding sawah abadi

    ReplyDelete
  48. wilayah Bandung yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang termasuk kategori padat, memang lebih cocok jika dibangun hutan kota dibanding sawah abadi

    ReplyDelete
  49. Ruang Terbuka Hijau dapat mengurangi terjadinya pamanasan global penipisan ozon. bandung adalah salah satu kota besar di indonesia, tentu saja menjadi kota besar menjadikan kota tersebut terus menerus menjadikan ruang terbuka menjadi ruang terbangun, jadi bandung memang perlu adanya sawah abadi

    ReplyDelete
  50. antara rth dan sawah abadi, sebenarnya ada sedikit perbedaan antara ruang terbuka hijau yg berarti ruang/lahan yg dipenuhi tanaman hijau baik buga dan pohon seperti hutan yg berada di kawasan kerja pindad. sedangkan sawah abadi lebih ke lahan yg akan di garap oleh masyarakat bandung yg bisa menjadi pasokan bagi warganya sendiri ataupun bisa di pasok ke kota tetangga. diluar kedua hal tersebut, ada baiknya seperberapa persennya di rawat atau diadakan antara RTH dan sawah abadi. selain sebagai paru2 kota juga sebagai pasokan beras bagi warga bandung. intinya adalah keduanya perlu adanya

    ReplyDelete
  51. Di bandingkan dengan adanya sawah abadi menurut saya Ruang Terbuka Hijau lebih di butuhkan di kota Bandung, dari sekian banyaknya pembangunan di kota Bandung ini harus di imbangi dengan adanya Ruang terbuka hijau Supaya ekosistem di kota Bndung tetap terjaga

    ReplyDelete
  52. Rifqi Fadhlurrahman
    @A014

    Menurut saya sawah abadi ini bagus untuk keberlangsungan hidup masyarakat bandung. Dan sebenarnya pembangunan di kota bandung ini sudah cukup berimbang

    ReplyDelete
  53. Rifqi Fadhlurrahman
    @A014

    Menurut saya sawah abadi ini bagus untuk keberlangsungan hidup masyarakat bandung. Dan sebenarnya pembangunan di kota bandung ini sudah cukup berimbang

    ReplyDelete