Rabu, September 04, 2013

Perkembangan Bahasa Jawa Online

Oleh : Atep Afia Hidayat  - Bahasa Jawa saat ini sudah tercatat sebagai salah satu bahasa terkemuka di dunia. Lantas, apa indikatornya ? Salah satu di antaranya situs web nomor satu dunia, yaitu Google sudah menempatkan Bahasa Jawa dalam beberapa aplikasinya, di antaranya menjadi salah satu dari 72 bahasa dalam Google Translate (https://translate.google.com/). Selain itu menjadi salah satu bahasa dalam Google Search atau Google Nggoleki (https://www.google.com/?hl=jw).

Selasa, September 03, 2013

Kebangkitan Bahasa Sunda Secara Online

Oleh : Atep Afia Hidayat  - Teknologi informasi terus mengalami perkembangan dan makin memberikan kemudahan bagi penggunanya. Di sisi lainnya teknologi informasi dapat menyokong kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan seni, termasuk perkembangan bahasa. Setelah diisukan sedang mengalami kemunduran, perlahan tapi pasti keberadaan Bahasa Sunda pun semakin muncul ke permukaan.
Pengguna Bahasa Sunda cukup banyak meskipun tidak sebanyak penutut Bahasa Jawa, menurut situs web Ethnologue (www.ethnologue.com) pada tahun 2000 mencapai 34 juta orang (Bahasa Jawa dengan 84 juta penutur).

Nama Provinsi Jawa Barat Akan Diganti ?

Oleh : Atep Afia Hidayat  - Akhir bulan Juli 2013 yang lalu isu pergantian nama Provinsi Jawa Barat kembali muncul ke permukaan. Berbagai surat kabar dan media online terkemuka, termasuk sindonews.com, beramai-ramai memberitakannya dengan disertai bergagam komentar pembacanya, seperti apalah arti sebuah nama; di jaman secanggih ini masih mempersoalkan nama; lebih baik berkonsentrasi pada kemajuan daerah; mengapa mengedepankan isu primordialisme, dan sebagainya. 

Senin, September 02, 2013

Sawah Abadi Di Kota Bandung, Perlukah ?

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kota Bandung merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, yaitu setelah Jakarta dan Surabaya. Kota ini memiliki luas areal 168,23 km2 dengan jumlah penduduk 2,4 juta jiwa (tahun 2011), sehingga memiliki tingkat kepadatan penduduk 14.491 jiwa/km2, merupakan kawasan terpadat di Jawa Barat. Salah satu persoalan yang dihadapi Kota Bandung ialah keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH), karena hampir setiap hari ada saja ruang terbuka yang bermetamorfosa menjadi ruang terbangun, baik untuk perumahan maupun fasilitas perkotaan. Sebagian besar ruang terbuka yang berubah tersebut ialah areal pesawahan.

Minggu, September 01, 2013

Perkebunan BUMN Di Pangalengan

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kecamatan Pangalengan terletak 48 km sebelah selatan Kota Bandung, Jawa Barat. Merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung yang terletak pada ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut (dpl), meliputi 13 desa yang dihuni oleh sekitar 130 ribu penduduk, tersebar pada areal seluas 273 km2 (tepatnya 27.295 Ha). Pangalengan merupakan kecamatan yang paling luas di Kabupaten Bandung memiliki panorama alam yang indah dan berhawa sejuk. Tak heran jika sejak abad ke 19  sudah banyak didatangi pebisnis dan peneliti asal Belanda, dengan tujuan untuk membuka perkebunan teh dan kina.

Pemekaran Kabupaten Subang, Karawang dan Bekasi

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Subang memiliki wilayah seluas 2.164 km2, terbentang mulai  dari kawasan pesisir pantai yang berbatasan dengan Laut Jawa di bagian utara sampai kawasan pegunungan yang dibatasi Gunung Tangkuban Perahu di bagian selatan.

Pemekaran Kabupaten Cirebon dan Indramayu

Oleh : Atep Afia Hidayat - Pemekaran Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu terkait dengan isu pembentukan Provinsi Cirebon.

Pemekaran Kabupaten Bandung, Garut dan Tasikmalaya

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Bandung sebenarnya sudah mengalami pemekaran pada tahun 2007 lalu, yaitu dengan terbentuknya Kabupaten Bandung Barat. Namun setelah dikurangi luas wilayah 1.278 km2 dan 1,5 juta penduduk serta 16 kecamatan, ternyata Kabupaten Bandung sebagai kabupaten induk masih memiliki luas wilayah 1.757 km2,dan lebih dari 3,2 juta penduduk serta 31 kecamatan.

Pemekaran Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi

Oleh : Atep Afia Hidayat - Pemekaran Kabupaten Bogor sangat mendesak, mengingat daerah ini sudah dihuni oleh 4,9 juta jiwa, atau lebih dari 11 persen penduduk Jawa Barat, dengan luas wilayah hampir 3.000 km2. Dengan kondisi seperti ini jelas rentang kendali pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat menjadi kurang optimal.

Pemekaran Provinsi Jawa Barat

Oleh : Atep Afia Hidayat - Provinsi Jawa Barat memiliki luas wilayah 37.117 km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2011 mencapai  43,8 juta jiwa, sehingga kepadatan penduduk mencapai  1.235 jiwa per km2. Secara administratif Jawa Barat terbagi menjadi 18 kabupaten dan 9 kota.

Kamis, Agustus 29, 2013

Peluang Jokowi Menjadi RI 1

Oleh : Atep Afia Hidayat - Posisi saat ini Jokowi adalah Gubernur Provinsi DKI Jaya terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2012. Sedangkan status Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah Presiden Republik Indonesia terpilih pada Pemilihan Umum  (Pemilu) tahun 2009. SBY secara konstitusi harus mengkahiri masa jabatannya tahun 2014 dan tidak boleh mencalonkan diri lagi, sebab terbatas hanya dua periode. Nah, apakah selepas SBY lengser lantas Jokowi bisa naik “tahta”, atau pindah kantor dari Balai Kota ke Istana Negara Jakarta. Peluangnya cuku besar, alasannya populeritas Jokowi makin menanjak, dukungan  Parpol cenderung makin menguat, dan yang terpenting mayoritas rakyat makin terpikat dengan sepak terjangnya.

Pendidikan Tinggi Di Yogyakarta Tidak Merata

Oleh : Atep Afia Hidayat - Yogyakarta sudah sejak lama dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan. Kota yang menjadi pusat kebudayaan Jawa terbesar di Indonesia tersebut menjadi tujuan anak-anak muda dari berbagai daerah di indonesia untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. Begitu pula minat lulusan SLTA yang ada di Yogyakarta untuk meneruskan kuliah di salah satu PTN atau PTS termasuk yang paling tinggi di Indonesia. Luar biasa pencapaian Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dalam bidang pendidikan.