“Kemiskinan bukan hanya soal kekurangan uang, tapi juga soal
akses terhadap sumber daya yang berkelanjutan.” — Vandana Shiva
Bayangkan sebuah desa kecil di Indonesia, di mana tanah subur terbentang luas, namun penduduknya hidup dalam keterbatasan. Ironis, bukan? Di tengah krisis pangan global dan meningkatnya ketimpangan ekonomi, pertanian organik muncul sebagai pendekatan yang menjanjikan—bukan hanya untuk menjaga lingkungan, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat miskin.


