Jumat, Desember 03, 2021

Garut Selatan bersiap Menjadi Kabupaten Ke 19 Di Jawa Barat

 

Oleh : Atep Afia Hidayat - Saat ini Provinsi Jawa Barat berpenduduk hampir 50 juta jiwa (pada tahun 2020 sebanyak 49.565.200 jiwa), terdistribusi di 27 daerah otonom (18 kabupaten dan 9 kota). Dengan demikian kalau dirata-ratakan setiap kabupaten/kota berpenduduk sebanyak 1.836.000 jiwa. Bandingkan dengan Provinsi Jawa Tengah, dengan jumlah penduduk sebanyak 34.738.200 jiwa terbagi dalam 35 daerah otonom (29 kabupaten dan 6 kota), sehingga diperoleh angka setiap kabupaten/kota dihuni oleh 993.000 jiwa. Begitu pula dengan Provinsi Jawa Timur, dengan 39 daerah otonom (29 kabupaten dan 9 kota) berpenduduk sebanyak 39.955.900 jiwa, sehingga setiap kabupaten/kota dihuni oleh 1.051.000 jiwa.

Selasa, November 30, 2021

Bogor Barat Bersiap Menjadi Kabupaten Sendiri

Oleh : Atep Afia Hidayat - Dari segi jumlah penduduk, Kabupaten Bogor merupakan kabupaten terbesar di Indonesia, yaitu dengan jumlah penduduk sebanyak 5.427.068 jiwa (tahun 2020, berdasarkan data BPS Kab. Bogor, 2021). Peringkat berikutnya ditempati oleh dua kabupaten lainnya di Provinsi Jawa Barat, yaitu  Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bandung, masing-masing mendekati 4 juta jiwa. 

Kamis, November 25, 2021

Kota Cikampek Bersiap Menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Nama Cikampek sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, sudah cukup terkenal, terutama sejak diresmikannya Jalan Tol Jakarta - Cikampek oleh Presiden Soeharto, sekitar November 1988. Jalan tol sepanjang 73 kilometer tersebut melintasi Kota Administratif Jakarta Timur, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta (keluar dari Cikopo). 

Rabu, November 24, 2021

Tangerang Tengah Siap Menjadi Kota Otonom ?

Oleh : Atep Afia Hidayat - Memasuki akhir 2021 dinamika pemekaran wilayah terus berkembang, mulai dari pemekaran tingkat desa sampai pemekaran tingkat provinsi. Di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang muncul beberapa wacana pemekaran wilayah, di antaranya pembentukan Kota Tangerang Tengah sebagai pemekaran ketiga dari Kabupaten Tangerang. Padahal di sisi lainnya moratorium (penundaan, penangguhan) pemekaran wilayah masih diterapkan oleh pemerintah pusat.

Sabtu, Oktober 23, 2021

Industri Yes, Lingkungan Rusak No !

 

Gambar : http://www.co.westmoreland.pa.us
Oleh : Atep Afia Hidayat - Meningkatnya kesadaran masyarakat akan lingkungan, bisa menimbulkan dampak meningkatnya kehati-hatian kalangan industri terhadap pengrusakan lingkungan. Apalagi jika sanksi dan hukum menyangkut kejahatan lingkungan sudah benar-benar diterapakan, tak mustahil jika slagon “industri yes, lingkungan rusak no” benar-benar terwujud.

 

Minggu, Oktober 17, 2021

Lingkungan “Perawan” yang Didambakan

 

 

Gambar : http://assets.climatecentral.org

Oleh : Atep Afia Hidayat - Sebenarnya manusia dengan lingkungan adalah satu kesatuan. Manusia merupakan komponen biotik lingkungan, bagian yang tak terpisahkan beserta mahluk hidup dan faktor abiotik. Sejatinya di antara komponen lingkungan terjadi interaksi dan sinergi yang positif dan proaktif, sehingga kondisi lingkungan makin baik dan berkembang.

 

 

 

Selasa, Oktober 12, 2021

Planet Bumi Perlu Segera Diselamatkan

 

Sumber : http://www.oceanairny.com
Oleh : Atep Afia Hidayat - Untuk menghambat proses degredasi ekosistem Bumi, tak ada pilihan lain, harus ada semacam “kebulatan tekad” di antara seluruh penduduknya yang kini melampaui angka 7 milyar jiwa. “Kebulatan tekad” itu berisikan kesepakatan bersama untuk mengurangi proses pembakaran, menekan jumlah output sampah dan limbah, memusnahkan senjata nuklir, menciptakan perdamaian dan kesejahteraan, dan sebagainya.

 

 

Kamis, Oktober 07, 2021

Bersama "Merobohkan Rumah Kita"

 

Gambar : http://steve-lovelace.com  
Oleh : Atep Afia Hidayat - Ada upaya sistematis dan seolah legal untuk merobohkan rumah kita. Mulai dari eksplorasi perut bumi, hutan, atmosfer  bahkan lautan. Seluruh bagian rumah kita sudah mengalami kerusakan yang sangat parah, begitu kronis. Upaya pemulihannya sangat tidak mudah.


 

Rabu, Oktober 06, 2021

Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya, Provinsi Nusa Raya dan Dinamika Pemekaran Sulawesi Utara


Oleh : Atep Afia Hidayat - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki luas wilayah daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2, pada tahun 2020 (sampai Desember) berpenduduk sebanyak 271.349.889 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 141 jiwa per km2. 

Jumlah penduduk sebanyak itu terdistribusi di 34 provinsi dengan jumlah dan tingkat kepadatan yang sangat bervariasi. Jika dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk, apakah jumlah provinsi sebanyak itu sudah memadai ? Hal tersebut perlu ditetapkan melalui perumusan grand strategy pemekaran wilayah, sehingga dapat diketahui berapa jumlah provinsi, kabupaten dan kota yang ideal di Indonesia.

 

Senin, Oktober 04, 2021

Rencana Pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara dan Pemekaran Sumatera Utara

Oleh : Atep Afia Hidayat - Wacana bahkan rencana pemekaran Sumatera Utara (Sumut) menjadi beberapa provinsi semakin menguat. Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sudah mengajukan usulan pembentukan tiga provinsi baru dan dua kabupaten baru ke pemerintah pusat. Ketiga usulan provinsi baru sebagai Calon  Daerah Otonomi Baru (CDOB) ialah Tapanuli, Kepulauan Nias dan Sumatera Tenggara. Sedangkan dua kabupaten baru yang sudah diusulkan secara resmi ialah CDOB Kabupaten Pantai Barat Mandailing (pemekaran Kabupaten Mandailing Natal) dan Simalungun Hataran (pemekaran Kabupaten Simalungun). 


Senin, September 20, 2021

Ekosistem Makin Amburadul !

Gambar : http://vetmed.illinois.edu   
Oleh : Atep Afia Hidayat


Setiap saat hampir semua orang cenderung “mencederai” atau “membuat luka” ekosistem.Terjadi akselerasi kerusakan ekosistem yang begitu hebat. Memang ada upaya untuk menghambat kerusakan yang kian parah, namun kebanyakan upaya masih bersifat seremonial, masih cenderung
lips-service.

Jumat, September 10, 2021

Berpikir dan Berperasaan Hijau

Gambar : http://www.ucl.ac.uk
Oleh : Atep Afia Hidayat

Dengan kelengkapan organ otaknya melalui fungsi berpikir, manusia mengeksploitasi lingkungannya. Namun proses eksploitasi ini seringkali melampaui batas, sehingga melampaui keseimbangan lingkungan. Ternyata manusia tidak cukup hanya berpikir, tetapi harus dilengkapi dengan berperasaan.