Sabtu, Juli 03, 2021

Pemekaran Provinsi Sulawesi Tengah (Rencana Pembentukan DOB Provinsi Sulawesi Timur)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Sulawesi Tengah (Sulteng) merupakan daerah otonom tingkat provinsi paling luas ke-10 di Indonesia, yaitu mencapai 61.841,29 km2. Di Pulau Sulawesi sendiri Provinsi Sulteng merupakan yang paling luas wilayahnya, sekitar 5,49 kali luas Provinsi Gorontalo; 4,45 kali luas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut); 3,68 kali luas Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar); 1,62 kali luas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra); dan 1,32 kali luas Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Jumat, Juli 02, 2021

Rencana Pembentukan DOB Kabupaten Luwu Tengah (Pemekaran Kabupaten Luwu)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya sempat menguat, yaitu adanya keinginan sebagian masyarakat di Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo untuk membentuk daerah otonomi tersendiri, setingkat provinsi, terpisah dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pembentukan daerah otonom baru (DOB) sebagaimana dicantumkan dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, harus memenuhi persyaratan yang ditentukan. DOB dibentuk atas dasar aspirasi masyarakat setempat supaya lebih leluasa dalam mengelola atau membangunnya, sehingga bisa lebih maju. 

Kamis, Juli 01, 2021

Wacana Kota Pamekasan (Kota Otonom Pertama Di Pulau Madura)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Ternyata setelah melewati masa 75 tahun kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, di Pulau Madura belum ada satu kota pun yang berstatus kota otonom, baru ada empat kabupaten otonom. Sebagai catatan, selain kota otonom dikenal juga adanya kota administratif (Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Timur), serta kabupaten administratif (Kabupaten Kepulauan Seribu). Berbeda dengan kondisi di pulau ukuran sedang lainnya, pemekaran wilayah di Pulau Madura relatif tertinggal.

Al Qur'an Zuz 29 (Audio dan Terjemahan)

Senin, Juni 28, 2021

Provinsi Madura Kapan Terwujud ? (Sudah 10 Tahun Menanti)

Peta Ilustrasi Provinsi Madura (https://goo.gl/maps/tbLaFDHx8gzwyiUx9)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Indonesia merupakan negara dengan sumberdaya alam (SDA) yang "sangat kaya", dapat dikatakan merupakan salah satu negara dengan SDA paling kaya di dunia. Untuk jumlah pulau Indonesia memiliki 17.504 pulau (7.870 pulau sudah diberi nama, dan 9.634 pulau belum diberi nama).

Dengan jumlah pulau sebanyak itu maka keinginan segelitir pihak untuk membuat pulau buatan sangat tidak logis. Indonesia menempati peringkat ke enam sebagai negara dengan pulau terbanyak. Peringkat pertama ialah Swedia dengan 267.570 pulau; berikutnya Norwegia (239.057 pulau); dan Finlandia 178.947 pulau. 

Al Qur'an Juz 30 (Audio dan Terjemahan)

Sabtu, Juni 26, 2021

Urgensi Pembentukan Kabupaten Kepulauan Taka Bonerate (Pemekaran Kabupaten Kepulauan Selayar)

Peta CDOB Kab Kep Taka Bonerate (Ilustrasi)
Oleh : Atep Afia Hidayat - Wacana dan rencana pemekaran wilayah atau pembentukan daerah otonom baru (DOB) terus bergulir di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari sekian banyak usulan pembentukan DOB, yang paling progresif ialah rencana pemekaran wilayah Kabupaten Bone dengan menghasilkan DOB Kabupaten Bone Selatan; dan pemekaran Kabupaten Luwu dengan "melahirkan" Kabupaten Luwu Tengah. 

Pulau Sumbawa Layak Mendapat Tambahan Satu Kota Otonom (Rencana Pembentukan DOB Kota Sumbawa Rea atau Samawa Rea)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Pulau Sumbawa (dan pulau-pulau di sekitarnya) yang memiliki luas wilayah 15.424,05 km2 dan berpenduduk sebanyak 1.561.461 jiwa (BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat, 2021), bersama Pulau Lombok dan sekitarnya merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekitar  29,35 persen penduduk Provinsi NTB bermukim di Pulau Sumbawa, sedangkan luas Pulau Sumbawa sekitar 76,64 persen dari luas Provinsi NTB. Di Pulau Sumbawa terdapat lima daerah otonom, meliputi empat kabupaten dan satu kota. Komposisinya sama dengan yang ada di Pulau Lombok. Kelima dearah otonom di Pulau Sumbawa berturut-turut Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Kamis, Juni 24, 2021

Wacana CDOB Kabupaten Bone Selatan (Pemekaran Kabupaten Bone)


Oleh : Atep Afia Hidayat - Nama Bone sudah sangat terkenal di Indonesia, bahkan jauh sebelum nama Indonesia muncul nama Bone sudah sangat eksis. Kerajaan Bone didirikan pada abad ke 13 (tanggal 6 April 1335 disepakati sebagai hari lahir Kabupaten Bone) , mencapai masa kejayaannya pada abad ke 17.

Wilayah kekuasaaan Kerajaan Bone meliputi Sulawesi Selatan dan beberapa pulau lainnya, sama seperti kerajaan atau kesultanan lain di Nusantara, Kerajaan Bone pun dikuasasi Belanda, yaitu sekitar tahun 1905. Berdasarkan administrasi pemerintah Republik Indonesia, Bone secara resmi menjadi kabupaten (daerah tingkat II) pada tahun 1960 (melalui UU No. 29 Tahun 1959). 

Senin, Juni 21, 2021

Pemekaran Kabupaten Banyumas (Menjadi Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banyumas Barat dan Kota Purwokerto)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Rencana pemekaran wilayah terjadi di berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia, meskipun pada tahun 2014 muncul kebijakan moratorium baik untuk pemekaran maupun penggabungan wilayah. Jika situasi sudah kondusif, tentu kebijakan moratorium akan dicabut, dan proses pembentukan daerah otonomi baru (DOB) berlanjut. Untuk lingkup Provinsi Jawa Tengah, sepertinya upaya pemekaran Kabupaten Banyumas merupakan yang paling aktif, bahkan pemekarannya menjadi tiga DOB sudah masuk tahap sosialisasi.

Sabtu, Juni 19, 2021

CDOB Kabupaten Bima Timur (Pemekaran Wilayah Kabupaten Bima)


Oleh : Atep Afia Hidayat - Wacana pemekaran wilayah selain terjadi di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu dengan akan dibentuknya Provinsi Pulau Sumbawa (PS), juga di tingkat kabupaten, baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Salah satu di antaranya ialah pemekaran wilayah Kabupaten Bima dengan membentuk daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Bima Timur, wilayahnya meliputi daratan ujung timur Pulau Sumbawa dan pulau-pulau sekitarnya, baik yang ada di Teluk Sape, Selat Sape, Teluk Wawaorada dan Laut Flores.

CDOB Provinsi Pulau Sumbawa (Pemekaran Provinsi Nusa Tenggara Barat)

Oleh : Atep Afia Hidayat - Pulau Sumbawa saat ini merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bersama Pulau Lombok dan pulau-pulau kecil di sekitarnya seperti Gili Terawangan, Gili Meno, Gili Air, Gili Asahan, Gili Geda, Gili Layar, Gili Rengit, Gili Anyaran, Gili Nangg, Gili Tangkong, Gili Sudak, Lawang, Sulat, Belang, Pasaran, Kambing, Kenawa, Range, Takat Darat, Panjang, Saringi, Timudung, Kramat, Medang, Mojo, Satonda, Liang, Ngali, Rak, Dempu, Gili Nae, Gili Torobero, Gili Cangkir, Gili Wat, Gili Maja, Gili Santigi, Gili Balere, Sangeang, Banta, Kelapa, Nisa Tosa, Nisa Limbas, Nisa Mbolo, Nisa Lansa, Bajo, Nisa Sanae, Nisa Pasir Putih, Nisa Wont, Nisa Sura, Nisa Lampadana, Nisa Genda, Nisa Lampadana, Nisa Dora, Nisa Bea, dan sebagainya membentuk provinsi tersebut sejak tahun 1958.