Kamis, April 25, 2013

Bagaimana Persepsi Anda?

Oleh : Atep Afia Hidayat - Ketika terjadi kontak dengan dunia nyata maka bekerjalah nalar kita, terjadilah persepsi dan penafsiran yang menimbulkan makna dan kesan. Persepsi itu sangat relative dan amat subyektif. Perintahkanlah 100 orang untuk membuat penilaian terhadap seseorang, misalnya mengenai perangainya, penampilannya, atau kecantikannya. Niscaya hasil pengamatan tersebut akan memberikan 100 macam jawaban.

Kita Harus Memutuskan

Oleh : Atep Afia Hidayat - Pada prinsipnya dalam kehidupan senantiasa terjadi langkah-langkah, sikap, interaksi yang semuanya dilandasai oleh proses pengambilan keputusan. Waktu bangun tidur sampai tidur kembali, mulai matahari terbit hingga terbenam, terdiri dari berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus proses pengambilan keputusan. Keputusan itu diambil berdasarkan pemilihan sekian alternatif. Alternatif yang dianggap terbaik menurut situasi dan kondisi saat itulah yang diambil sebagai keputusan.

Khusus Untuk yang Suka Jual Beli !

Oleh : Atep Afia Hidayat - Setiap individu manusia dilahirkan sebagai penjual sekaligus pembeli, di dalam dunia yang merupakan arena jual beli. Bukanlah kehidupan tak lain dari sebuah forum perniagaan? Setiap individu berlomba-lomba mencari nilai tambah atau keuntungan dalam perniagaannya. Setiap individu yang mampu bertahan hidup disebabkan modalnya yang berbunga. Tetapi pada akhirnya semua modal tersebut akan dicabut kembali, tinggal bunganya yang diperoleh.

Ibadah Minimalis

Oleh : Atep Afia Hidayat - Manusia adalah mahluk sudah pasti ada yang menciptakannya, menghidupkannya dan mematikannya. Manusia ada batas masa hidupnya, tidak ada satupun yang hidup terus-menerus. Sudah ada kepastian kapan si A harus meninggalkan kehidupan di dunia, bahkan sudah tertulis kapan detik “D”, menit “M”, jam “J”, hari “H”, bulan “B” dan tahun “T”-nya, Setiap manusia ada titik jatuh temponya dan sama sekali tidak bisa diperpanjang, meskipun hanya satu detik.

Manajemen Takut

Oleh : Atep Afia Hidayat - Ada beberapa ungkapan menarik yang saya peroleh dari buku Fight Like a Tiger Win Like a Champion (Darmadi Darmawangsa dan Imam Munandhi): “Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda takuti”. “Apa yang Anda takutkan untuk dikerjakan adalah indikator yang jelas mengenai apa yang harus Anda kerjakan berikutnya”

Universitas Kompasiana

Oleh : Atep Afia Hidayat -  “Universitas Kompasiana” ? Apakah merupakan istilah yang berlebihan atau lebay ? Mengingat sebuah universitas harus memiliki gedung, laboratorium, kurikulum, dosen, rektor, mahasiswa, dan berbagai kelengkapannya. Dari elemen-elemen tersebut sudah jelas Kompasiana jauh dari yang dinamakan Universitas. Namun kalau kita melihat visi, misi, semangat, jiwa atau ruh sebuah Universitas, yang intinya sebagai wahana mencerdaskan bangsa, maka Kompasiana pun seperti itu, turut mencerdaskan setiap Kompasioner. Bukankah Kompasioner merupakan komponen bangsa ?

Keong Racun, Keong Sawah dan Keong Emas

Oleh : Atep Afia Hidayat - Secara morfologi atau zoologi, keong racun, keong sawah dan keong emas termasuk kelas moluska. Nama beken lain dari keong ialah siput, ada siput dengan cangkang ada juga siput bugil (tidak memiliki cangkang). Orang pedesaan di Jawa (Tengah dan Timur) menyebut keong bugil sebagai resrespo. Habitat siput sebenarnya sangat luas, mulai perairan tawar, payau sampai lautan yang dalam. Siput atau keong umumnya makan tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarnya. Lantas, apa bedanya keong racun, keong sawah dan keong emas ?

Aturan Sepuluh Ribu Jam

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kehidupan umat manusia secara global terus mengalami dinamisasi. Terjadi perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan, baik menyangkut sosial, ekonomi, budaya, teknologi, pangan, kesehatan, dan sebagainya. Umat manusia terus-menerus berinovasi, mencari cara-cara terbaru untuk menjalani kehidupan yang lebih sejahtera. Kemajuan teknologi pesawat memungkinkan kita bisa bepergian ke tempat manapun yang ada di Planet Bumi ini, hanya dalam hitungan jam atau puluhan jam.

Langkanya "Orang Gila"

Oleh : Atep Afia Hidayat - Dalam sebuah kelas perkuliahan, seorang dosen dengan antusias memotivasi para mahasiswanya. Dia menjelaskan bahwa apa yang dikerjakan kampus, hanya menghasilkan orang-orang pintar. Orang yang luas pengetahuannya, tahu ini dan tahu itu. Padahal menurut sang dosen, stratifikasinya begini, di atas orang bodoh ada orang pintar, di atas orang pintar ada orang cerdas, di atas orang cerdas ada orang kreatif, dan di atas orang kreatif ada orang ………..

Strategi Memenangkan Kompetisi

Oleh : Atep Afia Hidayat - Kompetisi sebenarnya terjadi sejak mahluk hidup mengalami proses penciptaan. Kompetisi pada manusia diawali pada saat proses pembentukannya di mana ratusan juta sel sperma memperebutkan satu sel telur, dan pada proses yang normal hanya satulah pemenangnya. Kemudian sel sperma dan sel telur melebur dalam rahim sampai terbentuklah janin yang hidup.

Gagalnya Sekolah Kita

Oleh : Atep Afia Hidayat - Sekolah bisa dipanen ? Emangnya pohon dipanen buahnya? Ya, sekolah itu merupakan proses menanam. Nah, kalau menanam berbagai jenis pohon itu biasanya ada panennya. Nanam mangga panen buah mangga, nanam jati penen kayu jati, nanam tebu panen batangnya yang kemudian diambil gulanya. Lantas, kalau menanam tanpa panen, apa artinya?

Rabu, April 24, 2013

"Raksasa" itu Ada Dalam Kepala Kita

Oleh : Atep Afia Hidayat - Sejatinya setiap orang memiliki potensi sangat besar dalam dirinya. Potensi tersebut bagaikan raksasa tengah tertidur pulas, tengkurap dan mendengkur dalam kepala kita. Ya, di kepala kita ada raksasa tidur yang harus segera dibangunkan ! Raksasa tidur itu berupa sebuah organ yang bernama otak.