Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah otonomi yang paling luas di Pulau Jawa, dengan luas wilayah mencapai 4.123,56 km2. Luas wilayah Kabupaten Sukabumi lebih dari enam kali luas Povinsi DKI Jakarta, terbagi menjadi 47 kecamatan. Dengan demikian, pemekaran wilayah di Kabupaten Sukabumi menjadi sangat layak.
Wacana pemakaran wilayah Kabupaten Sukabumi sudah bermunculan dari berbagai elemen masyarakat. Melalui artikel ini Penulis mengajukan opsi pemekaran Kabupaten Sukabumi menjadi satu daerah induk dan tiga daerah otonomi baru (DOB).
Rabu, Januari 04, 2017
Opsi Pemekaran Wilayah Kabupaten Bandung
Oleh : Atep Afia Hidayat - Pertamakali Kabupaten Bandung mengalami pemekaran dengan "melahirkan" Kotamadya Bandung (sekarang Kota Bandung); kemudian Kota Cimahi; dan terakhir Kabupaten Bandung Barat. Meskipun demikian tampak Kabupaten Bandung masih memiliki wilayah yang cukup luas, yaitu 1.762,40 km2, dengan jumlah penduduk tahun 2015 sebanyak 3.534.111 jiwa. Tidak heran jika muncul berbagai wacana pemekaran kembali.
Kabupaten Bandung setidaknya dapat dimekarkan menjadi satu daerah induk dan dua daerah otonomi baru.
Kabupaten Bandung setidaknya dapat dimekarkan menjadi satu daerah induk dan dua daerah otonomi baru.
Senin, Januari 02, 2017
Wacana Pemekaran Kabupaten Garut
Oleh : Atep Afia Hidayat - Garut merupakan salah satu kabupaten terluas dan memiliki sumberdaya alam yang paling kaya di Provinsi Jawa Barat. Wilayah Garut terbentang dari tengah Wilayah Jawa Barat sampai ujung selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia. Dengan luas wilayah 3.065,19 km2 maka diperlukan adanya pemerintahan yang dikelola dengan profesional, inovatif dan kreatif. Kekayaan sumberdaya alam Garut sejatinya dapat memberikan kemakmuran yang optimal bagi semua penduduknya. Namun eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya alam yang berkelanjutan harus dilakukan oleh sumberdaya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni.
Minggu, Januari 01, 2017
Wacana Pemekaran Kabupaten Kuningan
Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Kuningan berada di wilayah bagian timur Provinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di sebelah timur; dengan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Ciamis di sebelah selatan; dengan Kabupaten Majalengka di sebelah barat; dan dengan Kabupaten Cirebon di bagian utara.
Kabupaten Kuningan memiliki luas wilayah 1.195,71 km2 pada tahun 2015 berpenduduk sebanyak 1.055.417 jiwa, dengan kepadatan penduduk 732 jiwa per km2. Kabupaten Kuningan meliputi 32 kecamatan, ada enam kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, yaitu Cibingbin, Cibeureum, Karang Kancana, Ciwaru, Cilebak dan Subang.
Kabupaten Kuningan memiliki luas wilayah 1.195,71 km2 pada tahun 2015 berpenduduk sebanyak 1.055.417 jiwa, dengan kepadatan penduduk 732 jiwa per km2. Kabupaten Kuningan meliputi 32 kecamatan, ada enam kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah, yaitu Cibingbin, Cibeureum, Karang Kancana, Ciwaru, Cilebak dan Subang.
Wacana Pemekaran Kabupaten Subang
Oleh : Atep Afia Hidayat - Sebagaimana terjadi di banyak kabupaten lainnya, baik di Jawa Barat maupun di luar Jawa Barat, wacana pemekaran kabupaten terus bergulir. Begitu pula wacana pemekaran Kabupaten Subang terus bermunculan, disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat. Berikut penulis sampaikan opsi pemekaran Kabupaten Subang, yaitu meliputi satu daerah induk (Kabupaten Subang) dan dua daerah otonomi baru atau DOB (Kabupaten Pagaden dan Kabupaten Pamanukan).
Kabupaten Pamanukan berada di bagian utara Kabupaten Subang, berbatasan dengan Kabupaten Karawang di sebelah barat; Teluk Ciasem dan Laut Jawa di sebelah utara; Kabupaten Indramayu di sebelah timur; dan Kabupaten Pagaden di sebelah selatan.
Kabupaten Pamanukan berada di bagian utara Kabupaten Subang, berbatasan dengan Kabupaten Karawang di sebelah barat; Teluk Ciasem dan Laut Jawa di sebelah utara; Kabupaten Indramayu di sebelah timur; dan Kabupaten Pagaden di sebelah selatan.
Selasa, Desember 27, 2016
Dua Opsi Wacana Pemekaran Kabupaten Bekasi
Oleh : Atep Afia Hidayat. Kabupaten Bekasi merupakan salah satu daerah penyangga Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, meliputi kawasan seluas 1.273,88 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2014 sebanyak 3.122.698 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya 2.451 jiwa per km2. Sudah melebih kepadatan penduduk Kabupaten Bandung 2.005 jiwa per km2, dan Kabupaten Bogor 2.050 jiwa per km2. Dengan demikian, Bekasi merupakan kabupaten paling padat penduduknya di Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Bekasi dapat dimekarkan menjadi satu kabupaten dan empat kota, atau dua kabupaten dengan satu kota. Opsi pertama ialah dengan membentuk daerah otonomi baru (DOB), Kabupaten Tarumajaya, Kota Tambun, Kota Cikarang Barat, Kota Cikarang Timur dan Kota Cikarang Selatan.
Kabupaten Bekasi dapat dimekarkan menjadi satu kabupaten dan empat kota, atau dua kabupaten dengan satu kota. Opsi pertama ialah dengan membentuk daerah otonomi baru (DOB), Kabupaten Tarumajaya, Kota Tambun, Kota Cikarang Barat, Kota Cikarang Timur dan Kota Cikarang Selatan.
Wacana Pemekaran Kabupaten Karawang
Oleh : Atep Afia Hidayat. Sama dengan di sebagian besar daerah lainnya, wacana pemekaran Kabupaten Karawang terus muncul ke permukaan, ada yang menginginkan terbentuknya Kota Cikampek, Kabupaten Rengasdengklok, dan sebagainya. Berikut salah satu opsi pemekaran Kabupaten Karawang, yaitu dimekarkan menjadi satu daerah induk dan tiga daerah otonomi baru (DOB). Daerah induk, Kabupaten Karawang statusnya menjadi Kota Karawang, sedangkan DOB meliputi Kota Cikampek, Kabupaten Cilamaya dan Kabupaten Rengasdengklok.
Opsi Lain Wacana Pemekaran Kabupaten Sumedang
Oleh : Atep Afia Hidayat. Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, memiliki luas wilayah 1.522 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2015 sebanyak 1.137.273 km2. Dengan demikian saat ini Sumedang sudah tumbuh menjadi kabupaten yang besar dan untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi sumberdaya manusia, sumberdaya alam dan sumberdaya teknologi, maka layak dimekarkan menjadi satu daerah induk dan dua daerah otonomi baru. Daerah induk ialah Kabupaten Sumedang dengan DOB Kota Jatinangor dan Kabupaten Jatigede. Nama Jatinangor mencuat ke permukaan setelah kawasan tersebut tumbuh menjadi kota pendidikan. Sedangkan nama Jatigede muncul ke permukaan setelah kawasan tersebut dibangun menjadi salah satu bendungan terbesar di Jawa Barat.
Senin, Desember 26, 2016
Opsi Lain Wacana Pemekaran Kabupaten Bogor
Oleh : Atep Afia Hidayat. Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah 2.663,81 km2 dengan jumlah penduduk tahun 2015 mencapai 5.456.668 jiwa, merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Kepadatan penduduk Kabupaten Bogor 2.050 jiwa per km2, dengan variasi antara 398 jiwa per km (Kecamatan Tanjungsari) sampai 10.573 jiwa per km2 (Kecamatan Ciomas), dengan demikian terdapat kesenjangan antara pertumbuhan kawasan perkotaan dengan kawasan pedesaan yang relatif tertinggal.
Wacana Pemekaran Kabupaten Tasikmalaya
Oleh : Atep Afia Hidayat, Kabupaten Tasikmalaya berada di Kawasan Priangan Timur, Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2014 berpenduduk sebanyak 1.728.618 jiwa menempati wilayah seluas 2.708,82 km2, sehingga kepadatan penduduknya 638 jiwa per km2. Pada tahun 2001 Kabupaten Tasikmalaya mengalami pemekaran pertama dengan membentuk daerah otonomi baru (DOB) Kota Tasikmalaya.
Dengan melihat perkembangan jumlah penduduk dan kondisi sosial ekonomi setempat, maka Kabupaten Tasikmalaya dapat dimekarkan kembali, setidaknya menjadi satu daerah induk dan dua atau tiga DOB. Untuk opsi pertama. dengan pemakaian nama Tasikmalaya yang sudah digunakan oleh Kota Tasikmalaya, maka nama daerah induk menjadi Kabupaten Singaparna, sedangkan DOB meliputi Kabupaten Cipatujah dan Kabupaten Manonjaya. Sedangkan opsi kedua, daerah induk ialah Kota Singaparna, dengan DOB Kabupaten Rajapolah, Kabupaten Cipatujah dan Kabupaten Manonjaya.
Dengan melihat perkembangan jumlah penduduk dan kondisi sosial ekonomi setempat, maka Kabupaten Tasikmalaya dapat dimekarkan kembali, setidaknya menjadi satu daerah induk dan dua atau tiga DOB. Untuk opsi pertama. dengan pemakaian nama Tasikmalaya yang sudah digunakan oleh Kota Tasikmalaya, maka nama daerah induk menjadi Kabupaten Singaparna, sedangkan DOB meliputi Kabupaten Cipatujah dan Kabupaten Manonjaya. Sedangkan opsi kedua, daerah induk ialah Kota Singaparna, dengan DOB Kabupaten Rajapolah, Kabupaten Cipatujah dan Kabupaten Manonjaya.
Senin, Desember 19, 2016
Wacana Pemekaran Kabupaten Bogor
Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Bogor pada tahun 2015 berpenduduk sebanyak 5.458.668 jiwa, merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Kabupaten Bogor memiliki luas wilayah 2.663,81 km2, terbagi menjadi 40 kecamatan dengan kepadatan penduduk 2.050 jiwa per km2, dan merupakan kabupaten dengan jumlah kecamatan paling banyak di Indonesia. Dengan demikian Kabupaten Bogor layak dimekarkan kembali, setelah sebelumnya "melahirkan" Kota Bogor dan Kota Depok. Salah satu skenario pemekaran Kabupaten Bogor ialah dengan membentuk lima daerah otonomi baru (DOB) dan satu kabupaten induk.
Wacana Pemekaran Kabupaten Majalengka
Oleh : Atep Afia Hidayat - Kabupaten Majalengka meliputi wilayah dengan luas 1.204,24 km2 pada tahun 2015 berpenduduk sebanyak 1.182.109 jiwa, sehingga kepadatan penduduknya mencapai 982 jiwa per km2. Kabupaten Majalengka meliputi 26 kecamatan dengan kisaran luas wilayah antara 21,86 km2 (Kadipaten) sampai 138,36 km2 (Kertajati); Sedangkan kisaran jumlah penduduk setiap kecamatan antara 14.607 jiwa (Sindang) sampai 83.460 jiwa (Jatiwangi); Untuk tingkat kepadatan penduduk berkisar antara 305 jiwa per km2 (Kertajati) sampai 2.085 jiwa per km2 (Jatiwangi). Dengan demikian kalau dilihat dari jumlah penduduknya kota terbesar di Kabupaten Majalengka ternyata bukan Majalengka (berpenduduk sebanyak 70.713 jiwa), melainkan Jatiwangi.
Langganan:
Komentar (Atom)











